Skip to main content

Artikel Unggulan

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

Kedelai Edamame "Kedelai Jumbo dari Jepang"

Kedelai Jumbo Edamame

Kedelai adalah termasuk tanaman palawija dan masuk golongan kacang-kacangan. Tanaman yang berasal dari Jepang ini kini banyak dikembangkan di Indonesia mengingat konsumsinya yang semakin banyak oleh masyarakat kita.

Selama ini kita mengenal kedelai dimanfaatkan untuk pembuatan tempe, tahu dan kecap. Namun ada juga yang dimakan langsung tanpa diolah yakni dengan cara merebusnya.

Kedelai Edamame diklaim memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia karena kandungan proteinnya nabatinya yang tinggi,  belum lagi vitamin A dan C serta kaya akan serat yang rendah lemak dan karbohidrat.


Saya pun baru mengenalnya pertama kali saat berkunjung ke rumah kakak, kala itu kakak ipar saya menyajikan kedelai berwarna hijau ini dengan ukuran butir yang lumayan besar daripada kedelai biasa.

Kedelai tersebut hanya direbus dengan air panas atau cukup direndam air panas untuk kemudian bisa ditaburi dengan garam sebagai penambah rasa. Hmm jangan ditanya rasanya seperti apa?  Ya pasti seperti kedelai pada umumnya namun dengan warna biji hijau dan ukuran yang jumbo.

Sangat enak menikmati hidangan bergizi tersebut dengan ditemani segelas teh pahit dikala hari hujan.  Hmmm maknyusss.

Namun tahukah anda ada beberapa manfaat dari kedelai Edamame bagi tubuh,  simak seperti dibawah ini:
1. Penguat tulang tubuh
2. Meningkatkan imunitas atau daya tahan dan kekebalan tubuh
3. Melancarkan pencernaan
4. Mengurangi gejala menopause
5. Mencegah dan mengurangi resiko kanker
6. Mencegah penyakit jantung dan resiko darah tinggi
7. Mempercepat proses pembekuan darah.
Sumber: kinisehat.com

Nah,  jika sobat belum tahu atau pengen mencicipi rasa dari kedelai Jepang ini silahkan cari di pasar atau supermarket yang kini banyak menjualnya dalam keadaan setengah beku,  setelah itu masak sesuai dengan selera anda.

Comments

Popular posts from this blog

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

Selimut fasilitas bus EKA Menyambung artikel sebelumnya yakni trip report naik bus EKA dari Solo ke Purbalingga di akhir perjalanan ketika bus sudah memasuki wilayah kabupaten Purbalingga kondektur mulai membersihkan kursi dan merapikan kembali selimut selimut yang disediakan khusus bagi penumpang.  Setahu saya hanya armada bus EKA tertentu saja yang dilengkapi dengan fasilitas tambahan selimut. Selimut yang disediakan menurut saya cukup bagus dan menarik. Dengan warna menarik dan bahan lembut dan hangat tentu memancing "gairah nakal" tersendiri bagi oknum penumpang.  Ketika kondektur telah sampai di kursi bagian depan dia pun berkata kepada sang sopir. Pak selimute ilang siji maneh! Pak selimutnya hilang lagi satu. Kemudian saat kondektur kembali ke kursinya mulai terdengar percakapan mereka berdua mengenai hilangnya selimut tersebut. Sang kondektur sambar atau mengeluh ini adalah selimut kedua yang hilang dalam kurun satu bulan terakhir. Harga satu selimut itu lu...

Berapa Hari Transfer Uang dari Luar Negeri Sampai ke Rekening Bank di Indonesia

Bukti Transfer dari Luar Negeri ke Indonesia Selama hampir 4 tahun lamanya saya bekerja freelance atau pekerjaan sampingan sebagai quality control dimana agent yang saya wakili berada di Shenzhen China. Hampir dalam seluruh kurun waktu tersebut bayaran atau fee yang saya terima dikirim lewat bank transfer atau transfer antar rekening bank. Sejauh ini tidak ada permasalahan berarti baik itu dari pihak saya maupun pihak pengirim yakni klien saya. Uang yang saya terima biasanya akan masuk ke rekening bank saya setelah sehari pemberitahuan dari klien bahwa mereka sudah melakukan proses transfer uang. Memang menurut pengalaman saya bila klien mengirim email pemberitahuan bahwa transfer sudah dilakukan maka keesokan harinya setelah makan siang maka uang sudah berada di rekening tabungan saya. Ini berlaku saat hari kerja yakni Senin sampai Kamis, namun jika transfer dilakukan hari Jumat maka mau tak mau uang tersebut baru akan sampai di rekening kita pada hari Senin setelah...

NAIK ANGKOT APA YA??? DARI STASIUN GUBENG KE TERMINAL BUNGURASIH

Stasiun Surabaya Gubeng Baru Bagi anda yang pertama kali datang ke kota Surabaya dengan menggunakan kereta api, anda harap perhatikan hal ini. Ada dua stasiun besar di Surabaya yakni, Stasiun Gubeng melayani jalur lintas Selatan dan Stasiun Pasar Turi yang melayani jalur lintas Utara.  JALUR LINTAS SELATAN kereta yang mengarah ke Banyuwangi, Malang, Kediri, dan Jakarta (lewat Madiun, Solo dan Jogjakarta), sedangkan  JALUR LINTAS UTARA  (kereta yang mengarah ke Lamongan, Babat, Bojonegoro, dan Jakarta (lewat Semarang).  Sejak tahun 2013 semua kereta api Ekonomi, Bisnis dan Ekskutif berjalan langsung di Stasiun Wonokromo alias tidak berhenti di Wonokromo lagi, jadi sekarang semua kereta api terakhir berhenti di Surabaya Gubeng. Ini jelas agak merepotkan apalagi bagi anda yang ingin melanjutkan perjalanan ke arah Sidoarjo atau ke terminal Bungurasih . Stasiun Surabaya Gubeng Lama Namun perlu anda tahu sebelumnya kenapa ada Stasiun Gubeng Bar...

Archive

Show more