Bus RUKUN JAYA, BUS KE KAMPUNG INGGRIS PARE KEDIRI

Bus Rukun Jaya melintas di Bypass Krian Sidoarjo

Siapa yang tidak kenal dengan Kampung Inggris, yakni wilayah atau kampung di daerah Pare kabupaten Kediri yang terkenal dengan lembaga atau kursus pengajaran bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya. Salah satu cara untuk menuju lokasi ini adalah dengan naik bus dari Terminal Bungurasih. Bagi anda yang hendak ke Pare dari luar pulau dan tentu saja menggunakan pesawat dan turun di bandara Juanda, anda harus oper lagi ke terminal Bungurasih terlebih dahulu.

Sesampai di terminal Bungurasih anda langsung cari bus ini di lajur keberangkatan bus yang telah disediakan. Bus yang melayani trayek langsung ke Pare adalah bus Rukun Jaya. Ciri khas bus ini adalah berwarna biru dan dengan ukuran bus 3/4. Dengan tarif dari Terminal Bungurasih sampai ke Pare  35 ribu rupiah. (*harga bisa berubah sewaktu waktu).

Bus Patas Rukun Jaya melayani trayek Blitar-Pare-Jombang-Surabaya PP dengan Bus 3/4 Patas AC dilengkapi Recleaning Seat dan Seat tipe 2-2

Saya pernah beberapa kali naik bus ini dari Surabaya ke Jombang, dan dari Krian ke terminal Bungurasih, kursi terasa kecil bagi saya yang bertubuh agak gemuk dan tinggi. Tinggi atap bus juga tidak terlalu tinggi jadi hati hati yang bertubuh tinggi besar kejetok kepala.

Kantor Pusat PO RUKUN JAYA, Jl Mayor Sujadi 124a Tulungagung
Telp (0355) 322540, 7725775, Hp. 0852 0411 9999

Sepenggal Kisah Mengharukan di Perjalanan Kereta Api Brantas


Sekitar dua atau tiga tahun yang lalu saya sempat rutin menggunakan kereta api Brantas untuk pulang ke Surabaya dari Jakarta. Sebenarnya agak aneh karena saya harus oper lagi dari stasiun Kertosono ke arah Surabaya.

Alasan saya dulu sempat beralih ke Kereta Api Brantas adalah karena majunya jadwal keberangkatan kereta api ekonomi dengan tujuan akhir Surabaya. Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan maju ke jam setengah 11 pagi dan kereta Api Kertajaya ke jam 2 siang. Hal ini berarti saya harus selalu ijin setengah hari dari kantor setiap akhir pekannya. Karena itu saya akhirnya memilih kereta api Brantas yang jadwal berangkat lebih manusiawi yakni jam setengah 4 sore.

Kereta api ini jadi favorit para PJKA seperti saya dahulu terutama yang berasal dari Madiun, Solo, Semarang serta Kediri. Namun sejauh pengalaman saya dulu penumpang banyak turun di Semarang, Solo dan Madiun. Karena itu selepas stasiun Solo kebanyakan kursi di gerbong kosong sehingga penumpang dengan tujuan sesudahnya bebas tidur pulas, tentu saja jangan sampai ketiduran kalau tidak ingin terlewat turun di stasiun tujuan.

Pernah suatu saat setelah lepas dari stasiun Solo gerbong tempat saya duduk sudah sangat sepi, mungkin hanya tinggal beberapa orang dalam satu gerbong, saat asyik dan sudah hampir terlelap saya sekilas melihat dua orang petugas kebersihan menjalankan tugasnya menyapu kolong kolong bangku dan lorong kereta yang penuh dengan tumpukan sampah.

Walaupun mata terasa sudah berat menahan kantuk, sesaat saya sempat merekam aktifitas dan obrolan mereka. Di sela sela saat mereka berdua menyapu terdengar obrolan yang membuat saya bergidik merinding dan risau. Terdengar petugas pertama bicara "Ee aku nemu ini sego karo iwak durung mambu" kalo diartikan Ee ini aku menemukan nasi dengan lauk yang belum basi.


Mendengar pembicaraan mereka berdua, saya terhenyak bangkit dari tidur dan mencoba mengintip apa yang sebenarnya terjadi, ternyata benar sesuai dugaan saya. Oh, Tuhan mereka mengais sisa makanan dari bungkusan makanan penumpang kereta. Air mata sempat meleleh di kelopak mata, Tuhan masih ada saudara saudaraku yang di tengah kerja keras mereka menghidupi anak dan istri mereka rela menahan lapar dan makan dari sisa sisa nasi orang lain.

Kejadian ini selalu membuat saya tersadar bahwa masih banyak saudara kita diluar yang kesusahan dan hidup dalam kekurangan. Janganlah kita bersifat hedon, acuh terhadap keadaan sekitar kita, atau paling tidak mengingat saat kita makan janganlah terlalu berlebihan hingga akhirnya terbuang sia sia. Tanamkan selalu pada keluarga terutama anak anak kita bahwa mereka tidak hidup sendiri di lingkungannya. Mereka hidup bersama orang lain dengan keadaan yang berbeda beda pula tentunya.

Mbambung di Surabaya

Saya akan coba bagikan satu artikel untuk anda backpacker yang ingin berlibur ke Surabaya dengan budget atau dana terbatas. Memang tidak banyak obyek wisata alam yang dipunyai Surabaya, namun seperti di ketahui banyak taman taman cantik serta obyek wisata lain yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi.

Jika anda dari Jakarta dan ingin "MBAMBUNG" istilah bahasa Suroboyoan yang berarti ngemper atau hidup gak teratur seperti maaf "orang gila" anda silahkan mencoba saran berikut.
Booking tiket kereta api Jakarta ke Surabaya dan sebaliknya, lebih baik pilih kereta api Gaya Baru Malam Selatan karena akan turun di stasiun Gubeng yang notabene berada di tengah kota Surabaya. Tiket kereta pulang pergi 220 ribu rupiah. Namun ada sedikit kendala yakni, kereta akan tiba di Surabaya jam 2 dini hari. Jadi anda akan rehat atau Mbambung sebentar di stasiun. Setelah mandi dan bersih bersih di stasiun cari makan untuk mengisi perut anda di warung Gubeng pojok yang lokasinya di pojok sebelah kiri pintu keluar stasiun gubeng lama tepat di belakang pos Polisi. Tersedia berbagai macam kuliner khas Surabaya dengan harga yang terjangkau, seperti rawon, krengsengan, soto ayam, dll. Setelah itu lanjutkan perjalanan dengan menyeberang jalan pas di depan pos Polisi dimana terdapat lampu lalu lintas. Anda akan menemukan jembatan dan sungai Kalimas yang terjaga kebersihannya, bisa dijadikan obyek foto yang bagus.

Anda jalan aja lurus dan ambil sisi kanan jembatan, akan nampak monumen kapal selam serta patung Suroboyo yang mengeluarkan air dari mulutnya mirip patung Singa di Singapura. Di area tersebut dibangun taman tematik yang cocok untuk penggemar BMX, skateboard dan sepatu roda karena wahananya dilengkapi fasilitas pendukung olahraga tersebut.

Lanjut ke arah gedung Grahadi yang letaknya kurang lebih hanya 500 meter saja di sisi sebelah barat Delta Plaza atau Mall di dekat Monkasel. Sayangnya anda hanya bisa foto foto saja gedung tua kediaman gubernur Jawa Timur. Anda bisa menikmati panasnya kota Surabaya dengan menyusuri pedestrian jalan yang bersih dan rapi di sepanjang jalan utama kota. Susuri jalanan tersebut hingga tepat di belokan jalan dimana terdapat air mancur dan taman di tengah jalan protokol. Anda belok saja ke kiri dan lurus hingga menemui jembatan dimana Sungai Kalimas mengalir dibawahnya. Di seberang jalan nampak Warung Es Krim Zangrandi yang legendaris tersebut tepat di sebelah klinik Pusura. Nikmati kelezatan rasa es krim tempo dulu di kedai tersebut, nuansa tempoe doeloe terasa benar di dalamnya, suasana Surabaya yang panas serasa mencair begitu mencicipi es krim tersebut.

Dari arah jembatan anda bisa lurus langsung ke arah balai kota Surabaya atau belok ke kiri dimana tidak jauh dari jembatan terdapat jajaran perahu dayung dan jika anda sedang beruntung bisa melihat atlit atau murid sekolah sedang berlatih dayung, dekat dengan tempat ini terdapat Taman Prestasi yang terkenal dengan museum pesawat tempur Bombardir yang terletak di sisi kiri Taman, tidak di pintu biaya apapun kecuali hanya parkir motor atau mobil. Anda bisa sejenak bersantai dan mengabadikan momen momen indah di Kota Pahlawan ini. BERSAMBUNG.....

Mobil Perpustakaan Keliling Surabaya

 Mobil perpustakaan keliling milik pemkot Surabaya

Mungkin hanya kebetulan atau keberuntungan bagi saya untuk bisa bertemu dengan mobil perpustakaan keliling milik pemkot surabaya Surabaya ini. Kebetulan beberapa minggu yang lalu saya temui mobil ini di Kebun Bibit 2 Wonorejo. Mobil minibus yang cukup besar ini kelihatan cukup terawat, dan dirancang terbuka pada sisi sebelah kiri mobil dimana terdapat rak rak buku di dalamnya. 

Sayang sekali saya tidak menjumpai petugasnya saat itu, anak anak dan para pengunjung taman tidak banyak yang menyempatkan diri membaca buku koleksi perpustakaan keliling tersebut. Hanya satu dua orang saja anak anak yang saya lihat membuka buka dan membaca buku buku didalamnya. Saya sempat melihat koleksi buku buku di mobil tersebut ternyata cukup bagus dan lengkap. Buku bukunya kelihatan terawat dan tidak lusuh.

Pengunjung kebun bibit 2 sedang asyik memilih buku di mobil perpustakaan



Saya coba mencari sumber di internet ternyata pemkot Surabaya memiliki 4 mobil perpustakaan keliling namun satu diantaranya rusak, jadi hanya 3 unit yang beroperasi. Dengan titik jangkauan sebanyak 483 titik di wilayah kota Surabaya, jelas jumlah 3 unit mobil itu kurang. Anggap dalam satu hari menemui 2 titik maka dalam satu bulan hanya 180 titik saja yang terlayani.

Mudah mudahan pemkot Surabaya memiliki dana untuk dapat menambah armada mobil perpustakaan keliling ini, dengan demikian animo besar dari anak anak untuk bisa menikmati bahan bacaan bermutu bisa terwujud. Karena dengan rajin membaca maka jendela dunia akan terbuka.


Jadwal, Rute dan Tarif Bus PELITA INDAH Trenggalek

Bus PELITA INDAH melintas di bypass Krian Sidoarjo

PO PELITA INDAH adalah perusahaan organda yang melayani angkutan darat dari Surabaya -Tulungagung - TrenggalekAlamat kantor dan garasi bus ini di Jl. Veteran 45 Kel Ngantru, Kec. Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Saya sering naik bus ini hanya untuk jarak dekat yakni dari terminal Bungurasih ke bypass Krian dan sebaliknya. Satu hal pengalaman saya selama naik bis ini kalau membayar tidak menggunakan yang pas 4 ribu rupiah, melainkan membayar 5 ribu rupiah selalu tidak diberi uang kembalian sebesar seribu rupiah. Hal ini mudah mudahan bukan suatu kesengajaan dari kondektur, karena kompetitor lainnya selalu mengembalikan uang kembalian tanpa diminta sekalipun. Yang kedua kadang jika penumpang sepi maka bus akan berhenti terakhir di terminal Tulungagung dan akan dioper ke bus lainnya.

Armada bus ini rupanya banyak menggunakan bus ex Mira untuk kelas AC ekonominya walaupun kelas ekonomi non ekonomi juga masih ada yang beroperasi, namun tentunya kurang diminati oleh penumpang kecuali terpaksa.

Tiket bus Pelita Indah


Daftar Tarif Bus Pelita Indah


Trenggalek-Tulung Agung: Rp 5.000
Trenggalek-Kediri: Rp 8.000
Trenggalek-Kertosono: Rp 13.000
Trenggalek-Jombang: Rp 15.000
Trenggalek-Mojokerto: Rp 21.000
Trenggalek-Surabaya: Rp 26.000

Tulung Agung-Kediri: Rp 5.000
Tulung Agung-Kertosono: Rp 11.000
Tulung Agung-Jombang: Rp 13.000
Tulung Agung-Mojokerto: Rp 19.000
Tulung Agung-Surabaya: Rp 24.000

Kediri-Kertosono: Rp 5.000
Kediri-Jombang: Rp 9.000
Kediri-Mojokerto: Rp 14.000
Kediri-Surabaya: Rp 21.000

Kertosono-Jombang: Rp 5.000
Kertosono-Mojokerto: Rp 8.000
Kertosono-Surabaya: Rp 14.000

Jombang-Mojokerto: Rp 5.000
Jombang-Surabaya: Rp 12.000

Mojokerto-Surabaya: Rp 7.000

(# Tarif bisa berubah mengikuti peraturan DISHUB dan Organda)

Kemana Hilangnya Airport Tax di Bandara?

Airport tax ticket

Sejak 1 Maret 2015 para calon penumpang pesawat terbang tidak perlu lagi mengantri panjang untuk membayar Airport Tax atau PSC (Passenger Service Charge) di hampir semua bandara udara di Indonesia. Namun jangan lupa sebenarnya calon penumpang tetap membayar biaya service bandara tersebut tetapi langsung dimasukkan ke dalam harga tiketnya. Setahu saya hanya di Indonesia saja yang masih memberlakukan biaya atas pelayanan yang bersifat publik ini. Di banyak negara biaya pelayanan airport ini sudah banyak dihapuskan karena dianggap akan mengurangi jumlah kunjungan wisatawan ke negara yang bersangkutan.

Alasan kenapa akhirnya airport tax ini dibebankan langsung kedalam harga tiket pesawat lebih pada segi efisiensi dan ke praktisan saja. Selebihnya macam serigala berbulu domba dimana penumpang tetap saja harus membayar biaya pelayanan publik ini. Di beberapa airport memang nilai airport tax-nya sepadan dengan yang dikenakan dalam artian fasilitas bandara memang aman dan nyaman bagi calon penumpang. Saya ambil contoh saja terminal 1B Bandara Soekarno Hatta dimana di lorong lorong gate banyak sampah rokok berserakan dari penumpang. Larangan untuk tidak merokok sembarangan seakan tidak digubris penumpang karena tidak ada sanksi yang tegas dan jelas. Suara dari loudspeaker yang cempreng di dalam ruang boarding sehingga saya sendiri pernah mengalami ketinggalan pesawat gara gara salah gate waktu boarding, andai saja pengeras suaranya bagus waktu itu kejadian konyol seumur hidup itu tidak akan terjadi.

Belum lagi bau pesaing di toilet, serta toilet dengan tombol sensor otomatis yang saya pikir tidak ada gunanya karena kita harus menunggu beberapa saat sebelum toilet mengguyur air dengan sendirinya, padahal kita harus membasuh ..... kita setelah buang air hahaha.
Hal itu pernah saya alami di terminal 3, saya terpaksa maju mundur cantik beberapa kali untuk memaksa air keluar nyatanya yang ditunggu tak kunjung datang. Berbekal pengalaman pahit itu akhirnya saya membawa tissue saat mau pipis atau memilih buang air di toilet buang air besar.

Secara keseluruhan besaran airport tax atau biaya pelayanan bandara terlihat terlalu besar bagi penumpang dan tidak seimbang dengan pelayanan yang diberikan, namun itu hanya opini saya saja.

Tradisi Bersih Desa dan Sedekah Bumi

Gunungan untuk acara Bersih Desa

Indonesia yang kaya ragam budaya dan suku bangsa memang menarik bagi wisatawan asing. Namun lambat laun tradisi dan adat terkikis sedikit demi sedikit oleh apa yang dinamakan Modernisasi. 

Tulisan saya ini sedikit banyak mungkin terinspirasi dari cerpen karya Moh. Sobary yang berjudul Bersih Desa. Di kota besar seperti Surabaya dan Sidoarjo sebagai daerah penyangganya sudah sangat sulit menemukan upacara atau ceremoni Bersih Desa atau Sedekah Bumi ini, maklum apa yang harus dibersihkan juga warga desa atau kampung sendiri juga tidak paham. Apalagi sedekah bumi karena lahan pertanian dan sejenisnya sudah  berkurang atau bahkan tidak ada. 


Namun tidak di daerah dekat tempat tinggal saya yakni daerah Krian Sidoarjo. Acara Bersih Desa ini rutin dilakukan menjelang bulan Puasa dan Maulid Nabi. Kedengarannya unik karena momen momennya dipaskan dengan hari keagamaan. Namun bagi warga tidak jadi masalah. Di tengah gempuran budaya asing, acara rebutan gunungan atau sesaji besar berupa tumpeng besar yang diisi macam macam hasil bumi masih menjadi favorit. Dimulai dengan acara karnaval dan drumband dari masing masing sekolah yang ada di wilayah kelurahan kemudian pawai sederhana mampu memberikan warna sendiri di tengah modernisasi jaman.

Peran serta perangkat desa memang sangat vital dalam hal inspek, maklum status pemimpin desa disini adalah kepala desa yang dipilih langsung rakyat bukan lurah yang merupakan pegawai pemerintahan. 

Secara budaya harus dipahami bahwa bersih desa dan sedekah bumi adalah ungkapan warga desa atas panen melimpah selama satu tahun terakhir yang secara spiritual juga bisa dipahami sebagai ucapan rasa syukur kepada Tuhan atas berkat dan karuanianya kepada warga desa.

Sedangkan rebutan GUNUNGAN atau sesajen berupa hasil bumi kalau saya sendiri memaknai adalah untuk mendapatkan salah satu hasil bumi tersebut warga desa harus bekerja keras itupun bisa diartikan bahwa di tahun depan mereka harus bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang serupa dengan tahun ini atau kalau bisa melebihi. 

Makna makna mendalam yang terdapat dalam ritual tradisi ini seringkali dianggap bertentangan dengan spiritual keagamaan, padahal menurut saya pribadi tidak. Karena ini adalah perwujudan rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan cara melakukan sedekah bumi dan bersih desa tersebut.

Nasi Jagung Urap urap Makanan Ndeso Citarasa Tinggi

Nasi jagung dengan urap sayur dan ikan asin

Waktu SD saya masih teringat jelas bahwa setiap pelajaran IPS bahwa makanan pokok di Indonesia adalah nasi atau beras. Sedangkan sagu adalah makanan pokok masyarakat Papua, sedangkan jagung adalah makanan pokok orang Madura dan Nusa Tenggara. 

Sama sama mengandung karbohidrat yang tinggi, sebenarnya jagung bisa dijadikan bahan diversifikasi dari beras. Namun karena persepsi dan sugesti orang Indonesia bahwa kalau belum makan nasi belum terasa kenyang atau dianggap belum makan. 


Sudah sangat jarang sekali saya jumpai orang yang berjualan nasi jagung dengan urap urap sayur. Di Surabaya hanya di pasar pasar tradisional bisa kita jumpai kuliner unik tersebut. Itupun hanya sedikit sekali pedagang yang berjualan.

Kebetulan di rumah mertua yang masih udik atau ndeso masih terdapat kedai nasi yang menjual kuliner tersebut, anda mungkin tak akan percaya dengan uang 4 ribu rupiah saja satu bungkus nasi jagung dengan urap sayur lauk rempeyek dan sepotong ikan asin serta sambal korek yang super pedas. Satu porsi cukup untuk membuat kenyang cacing cacing dalam pencernaan saya hahaha.

Tak perlu malu akan kuliner tradisional bangsa sendiri, tampilan memang ndeso namun rasanya tak kalah dengan Pizza, Sepakgeti, Fret Ciken, Stik, dll. Lidah kita harusnya banyak dimanjakan dengan kuliner bangsa sendiri, nama nama makanan seperti BLENDONG, GATOT, TIWUL, KLANTING, RENGGINANG, INTIP, JENANG, dll mungkin akan musnah dari anak cucu kita ke depan jika tidak ada yang melestarikannya.


Tags: Lontong kikil moto Prambon

Bebek Goreng Sambal Korek Balung Klamutan Citra Raya Tangerang

Menu Unggulan Bebek Goreng Balung Klamutan
Artikel ini saya tulis untuk teman dan sobatku yang kebetulan memiliki warung makan bebek dan ayam goreng di pujasera Citra Raya Cikupa, Tangerang. Saya lupa berapa kali persisnya datang dan menikmati kuliner favorit ini. Terletak di dekat bundaran 1 komplek perumahan Citra Raya lokasi warungnya sangat strategis, apalagi penghuni perumahan sekarang bertambah banyak. Sayang karena keterbatasan personil atau karyawan jam buka Warung Bebek Goreng Balung Klamutan milik teman saya ini adalah menjelang sore padahal kalo saja buka lebih awal menjelang jam makan siang tentu omzetnya akan lebih banyak lagi.



Kembali ke topik awal yakni bebek gorengnya sendiri, dengan potongan daging bebek  cukup besar per porsinya dan digoreng dengan kematangan yang pas, lembutnya daging dan rasa bebek yang khas bisa kita dapatkan disini. Teman saya berkata bahwa untuk daging bebek yang enak adalah yang telah dibumbui dan menginap semalam karena bumbu lebih meresap tentunya. Masuk akal juga sih, namun untuk bumbu sendiri teman saya tidak mau membuka dapur resepnya hehehe. 

Beralih ke sambal koreknya, secara umum rasanya hampir sama dengan sambal korek bebek goreng pak Slamet, namun teman saya membuat racikan sambalnya fresh alias ulek langsung di tempat. Saya sendiri menyaksikan teman saya tersebut mengulek dengan lihai sambal koreknya tersebut. Secara keseluruhan saya bisa memberi standard kepuasan lebih dari LUMAYAN untuk rasa bebek dan sambalnya. 

Warung Bebek Goreng Balung Klamutan
Ada banyak restoran bebek goreng di sekitar Cikupa dan perumahan Citra Raya Tangerang ini, namun jangan lupa yang paling istimewa dan spesial rasanya hanya di Bebek Goreng Balung Klamutan. Karena sesuai dengan namanya balung klamutan dalam bahasa Jawanya, kalau di bahasa Indonesiakan tulang yang dijilati karena saking enak dan gurih rasanya.

Kini warung bebeknya sudah hampir 5 tahun berjalan dan sudah memiliki cabang. Warung bebek goreng Balung Klamutan ini memiliki layanan pesan antar khusus sekitar daerah Citra Raya, Cikupa dan Bitung. Jika anda berminat untuk memesan bebek goreng ini silahkan hubungi no pemesanan seperti dibawah ini: 08122849796 (Cak Tri/Didit)



Tags: Lontong kikil moto PrambonNasi Jagung

Ke Suncity Water Park Sidoarjo


Water Park ini terletak di Suncity Mall atau Mall Giant di dekat GOR Sidoarjo tempat bermain air atau water park ini menjadi salah satu arena hiburan populer di kota Sidoarjo. 

Lokasinya berada tepat di sebelah kanan dari Suncity Mall yakni di Jalan Pahlawan No 1, Lemah Putro, Sidoarjo. Jam buka dari Suncity Water Park Sidoarjo ini adalah mulai dari pukul 8 pagi sampai jam 5 sore, untuk reservasi tiket anda bisa telpon ke customer service di no telp: 031-8958155.

Pintu Masuk di Suncity Water park Sidoarjo

Loket di Suncity Water park Sidoarjo

Tiket Masuk Suncity Water park Sidoarjo
Harga tiket masuk Suncity Water Park ini 30 ribu rupiah bagi umum baik dewasa dan anak anak dengan batasan usia 2 tahun bagi balita yang tidak dikenakan biaya. Sedangkan untuk pelajar atau rombongan hanya dikenakan 25 ribu rupiah dengan menunjukkan kartu pelajar. Ada juga wahana flying fox yang melintas di atas kolam renang pada ketinggian 10 meter dengan membayar tiket 10 ribu rupiah dan rombongan minimal 20 orang tiket hanya 5 ribu rupiah. Untuk peralatan lainnya seperti pelampung disewakan seharga 10 ribu rupiah untuk single dan 15 rupiah untuk pelampung double.





Wahana andalan lainnya yakni perosotan dengan ketinggian 20 meter, water drum dan wahana arus atau gelombang di kolam kecil. Tidak ada kolam renang dengan kedalaman lebih dari 1.25 meter sehingga aman bagi anak anak SD. 





Fasilitas lainnya tempat atau bangku bangku berteduh cukup banyak begitu juga dengan toilet dan ruang ganti baju. Untuk loker atau lemari penyimpanan barang barang dikenakan biaya tambahan 5 ribu rupiah. Selesai berenang kita bisa langsung cuci mata di Mall karena ada jalan tembus yang langsung masuk ke lantai 2 Suncity Mall.

Area parkir di Suncity Water Park Sidoarjo

Secara keseluruhan Water Park Suncity Sidoarjo lumayan bagus fasilitas dan standar keamanannya karena banyak petugas yang berjaga jaga. Selain itu penjernih air yang digunakan tidak terlalu pedih di mata jadi akan menambah asyik keluarga anda berenang tanpa perlu merasakan pedih di mata. Karena itu bagi anda yang hendak mengajak keluarga berlibur tempat ini cocok dan recommended banget.

Gimana Sih Rasanya Naik Kereta Api Mahal "Argo Bromo Anggrek Malam"

Gerbong kereta api Argo Bromo Anggrek Malam

Malam ini adalah malam terakhir aku di Jakarta dan ini adalah akhir petualanganku sebagai seorang PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad) selama 5 tahun. Kusisihkan sebagian uang untuk menikmati akhir perjalananku sebagai alumnus PJKA dengan naik kereta api reguler dengan kelas argo paling tinggi  di Indonesia, yakni KA ARGO BROMO ANGGREK. Selama 5 tahun terakhir ini adalah kali kedua saya naik kereta api mahal ini, pertama kali saya naik Kereta Api Argo Anggrek Pagi dari Surabaya ke Jakarta. Dan yang kedua adalah malam ini.

Kereta api eksekutif ini nampak mencolok dengan gerbong bertuliskan GO GREEN. Walaupun kereta ini memiliki kelas tertinggi namun bukanlah kereta dengan tarif termahal karena masih kalah dengan tarif KA Bima atau KA Gajahyana. 

Saat pertama naik kereta ini sangat tidak nyaman karena gerbongnya terasa bergoyang-goyang tidak stabil, kalau tidak salah saat itu berada di gerbong terakhir. Setelah perjalanan kurang dari 5 jam kereta sampai di Semarang, kereta berhenti untuk naik turun penumpang, saya sempat ngobrol dengan cleaning service kereta OTC atau ON TRIP CLEANING mengatakan memang gerbong satu ini agak tidak beres. Hmm mahal koq tidak beres...
Interior dalam KA Argo Bromo Anggrek

Nomer kursi

Malam ini saya duduk di gerbong 2 kursi 8C atau kursi di tengah gerbong dengan posisi di lorong. Sebelah saya kebetulan seorang cewek, sibuk dengan kegiatan masing masing tentunya hahaha. Tepat jam setengah 10 malam kereta berangkat dari stasiun Gambir Jakarta. Kereta api Argo Anggrek Malam ini memiliki tarif atas 410 ribu rupiah dan tarif bawah 375 ribu rupiah ini memiliki fasilitas reclining seat, bantal leher dan selimut GRATIS tapi jangan dibawa pulang YA :-).

Setelah beranjak dari stasiun dimulai perkenalan dari masing masing awak kereta, semua kelas kereta memilki SOP yang sama yakni memperkenalkan awak keretanya mulai dari masinis, masinis kedua, teknisi, keamanan, prama dan prami serta OTC atau petugas kebersihan.

Sandaran kaki



Kantung penyimpan di kursi
Colokan listrik di masing masing baris kursi



Satu prosedur standar  yang menarik menurut saya karena penumpang paling tidak tahu nama awak awak kereta jadi mungkin saja ada kerabat dari awak awak kereta tersebut yang naik akan menjadi tahu. Di sisi depan bagian dalam gerbong dilengkapi dengan TV layar datar namun percuma juga karena pada posisi bangku ke empat dari depan sudah tidak bisa dengan jelas melihat karena terlalu jauh dan harus mendongak untuk melihatnya.

Fasilitas bagasi barang penumpang cukup besar dan kokoh sehingga bisa menampung banyak barang, di depan kursi terdapat sandaran kaki dan tempat untuk menaruh minuman dan makanan. Steker listrik dengan dua buah colokan adalah fasilitas standar karena di gerbong kereta ekonomi juga telah terpasang.
Bantal kecil 

Selimut


Walaupun cukup nyaman namun susah bagi saya untuk tidur karena kaki yang lumayan panjang hingga terpaksa harus ditekuk juga. Sekitar jam tiga pagi saya terjaga dan melihat bahwa bangku di seberang belakang kosong, rupanya penumpangnya telah turun di Semarang.

Ah tanpa pikir panjang kubawa selimut, bantal, dan tas yang berisi laptop ke kursi tersebut yang kedua duanya telah kosong. Saya tarik ke atas sandaran tangan hingga kursi serasa menjadi satu dan kurebahkan punggung dengan sedikit kaki tertekuk dan lelaplah tidurku, hingga alarm sholat subuh berbunyi.

Dengan sedikit rasa kuatir kutinggalkan tas berisi laptop menuju toilet yang berada di belakang. Ada dua buah toilet dengan posisi berseberangan, tak ada bau pesing tercium, namun guncangan kereta agak menyulitkan untuk mengambil air wudhu di wastafel dan kubasuh kaki menggunakan selang air yang ada.


Wastafel di toilet KA Argo Bromo

Sejurus kemudian telah sampai lagi di kursi saya dan kondisi tas ternyata aman terkendali 86. Jangan salah walaupun naik kereta api mahal dari beberapa info banyak juga maling- maling berkeliaran di dalamnya. 

Sinar matahari mulai menerobos masuk ke dalam gerbong kereta membangunkan tidur saya, kulihat jam di hp ternyata sudah hampir jam 6 pagi. Kunikmati saja sisa setengah jam perjalanan, melewati kebun kebun pohon siwalan di daerah Cerme Gresik, tak lama ada pengumuman bahwa kereta telah tiba di Surabaya, dan petugas kereta mulai menarik selimut yang dipakai penumpang. 

Kereta Argo Bromo Anggrek tiba di Stasiun Surabaya Pasar Turi

Ruang tunggu ekonomi Stasiun Surabaya Pasar Turi

Tepat jam setengah 7 pagi sesuai dengan jadwal kedatangan yang tertera di tiket merapatlah kereta api Eksekutif Argo Bromo Anggrek Malam di Stasiun Surabaya Pasar Turi. Gerbong no 2 yang saya tempati dekat sekali dengan pintu keluar kedatangan kereta, segera kutenteng 3 buah tas ranselku yang penuh dengan bawaan menuju loket pelayanan tiket untuk membatalkan tiket kereta api Lebaran 2016 yang telah saya beli, baca artikelnya SUSAHNYA MENDAPAT TIKET KERETA API LEBARAN.





Tags: "TIPS JITU" Mendapatkan Tiket Kereta LebaranBayar Tiket Kereta Api di ATM BCACara Mencetak Tiket Kereta ApiHal Penting Pemesanan Tiket Kereta secara ONLINEPejuang PJKAKejadian Unik di Kereta ApiLarangan Dalam Gerbong Kereta ApiTips Naik Kereta Api Ekonomi Jarak JauhCara Membatalkan dan Merubah Jadwal Tiket Kereta ApiHarga Makanan dan Minuman di Kereta Api

Artikel Unggulan

SEPINYA ORDER GOJEK "INIKAH AKHIR MIMPI MANIS OJEK ONLINE"

Tak terasa sudah lebih dari enam tahun Gojek moda transportasi berbasis aplikasi menemani keseharian masyarakat Indonesia. Terobosan fen...

DMCA

DMCA