Gak Kebagian Tiket Kereta Lebaran 2017? Jangan Khawatir Tiket Kereta Tambahan akan Dijual H-60 Lebaran


Polemik tentang banyaknya calon pemudik dengan menggunakan kereta api yang tidak kebagian tiket kereta api Lebaran tahun 2017 rupanya ditanggapi positif oleh manajemen PT Kereta Api Indonesia. 

Banyaknya komplain di berbagai media sosial mengenai tiket kereta api Lebaran yang dijual mulai 15 Maret kemarin untuk H-10 Idul Fitri tiba-tiba raib dan menghilang dengan cepat bahkan di saat 5 menit setelah penjualan dibuka secara online pada pukul 00.00 

Entah karena jumlah peminat kereta api yang semakin meningkat dari tahun ke tahun atau memang ada "permainan" didalam penjualan tiket kereta untuk momen mudik tahun ini menjadi sorotan utama masyarakat.

Untuk merespon hal tersebut Dirut PT KAI Edi Sukmoro menjelaskan bahwa pihaknya akan menyediakan kereta tambahan tersebut menyediakan 21.860 tempat duduk per hari, dengan 38 perjalanan kereta. Jika belum mencukupi, jumlah tersebut akan ditambah. 

Penjualan tiket kereta Lebaran Tambahan 2017 tersebut akan dimulai H-60 sebelum hari raya Idul Fitri atau sekitar tanggal 15 April bulan depan. Diharapkan dengan adanya penjualan tiket tambahan ini kekecewaan masyarakat yang tidak mendapatkan kereta Lebaran reguler kemarin bisa terobati.

Penjualan tiket tambahan tersebut seperti biasa akan dijual secara online dan langsung. Calon pemudik bisa mendapatkan secara langsung di stasiun stasiun Besar yang ditunjuk dan lewat online, baik di website resmi PT KAI, minimarket-minimarket, dan juga agen agen travel rekanan PT KAI.

Berikut adalah daftar nama kereta Tambahan Lebaran Tahun 2017:

Argo Lawu Lebaran, jurusan Gambir - Solo
Argo Dwipangga, jurusan Gambir - Solo
Taksaka Lebaran, jurusan Gambir - Yogyakarta
Taksaka tambahan,‎ jurusan Gambir - Yogyakarta
Argo Sindoro, jurusan Semarang Tawan‎g - Gambir
Argo Muria, jurusan Semarang Tawan‎g - Gambir
Gejayan Lebaran, jurusan Gambir - Malang
Sembrani Lebaran, jurusan Gambir - Surabaya Pasar Turi
Purwojaya Lebaran, jurusan Ga‎mbir - Cilacap
Lodaya Lebaran, jurusan Bandung - Solo -Yogyakarta
Sancaka Lebaran, jurusan Yogyakarta - Surabaya Gubeng
Tawa‎ng Jaya Lebaran, jurusan Pasar Senen - Semarang Poncol
Pasundan Lebaran, jurusan Kiaracondong - Surabaya Gubeng
Kutojaya utara Lebaran, jurusan Pasar Senen Kutoarjo
Kutojaya selatan Lebaran, jurusan ‎Kiaracondong - Kutorarjo
Mataremaja Lebaran, ju‎rusan Pasar Senen - Malang
Kertajaya Lebaran, jurusan Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi
Brantas Lebaran, jurusan Pasar Senen - Blitar.

Mau Tahu??? Beda Kereta Api Eksekutif, Bisnis dan Ekonomi AC dan Ekonomi AC Reguler di Indonesia.

Lokomotif KA Kertajaya langsir di Stasiun Pasar Senen
Judul diatas mungkin akan bisa sobat jadikan perbandingan jika hendak memilih kelas dalam kereta api terutama untuk perjalanan kereta api jarak jauh, semisal dari Jakarta ke Semarang, Solo, Jogjakarta, Surabaya dan Malang. secara umum di Indonesia kelas kereta dibagi menjadi empat kelas seperti tersebut diatas.

Berikut adalah contoh-contoh dari kereta api berdasarkan penggolongan kelasnya dan fasilitas masing-masing:

1. Kereta Eksekutif
Biasanya kereta dengan nama argo adalah kereta yang berkelas eksekutif, semisal Argo Bromo Anggrek, Argo Muria, Argo Wilis, dll namun ada juga kereta bukan bernama depan Argo yang berkelas eksekutif seperti Sembrani, Bima, Bangunkarta, dll.

Kereta Eksekutif biasanya memiliki jumlah tempat duduk 50 seat atau kursi dalam satu gerbong, dengan konfigurasi kursi 2-2 dan 2-1 untuk di ujung gerbong. Kursi berupa recliner seat yang dapat dinaik turunkan dengan jarak kolom antar kursi lumayan luas. Fasilitas seperti selimut dan bantal kecil juga diberikan selama perjalanan.

2. Kereta Bisnis
Kereta dengan kelas ini adalah kereta kelas pertengahan dan terkadang terdapat dalam satu rangkaian dengan kelas lainnya seperti halnya KA Gumarang yang memiliki tiga kelas sekaligus yakni Eksekutif, Bisnis dan Ekonomi. Kereta dalam kelas ini antara lain Lodaya, Cirebon Express, Tegal Bahari, Sancaka, Malioboro Express, Malabar, dan Mutiara Timur.

Kereta Bisnis biasanya memiliki jumlah tempat duduk 64 seat dalam satu gerbong, dengan konfigurasi kursi 2-2. Kursi berupa bangku tegak lurus namun lumayan empuk dan dapat diputar untuk saling berhadapan dengan bangku didepan atau belakangnya.

3. Kereta Ekonomi AC Non PSO(Abu abu)
Kereta ini adalah kelas pertengahan diantara kelas Bisnis dan Ekonomi Reguler (orange). Contoh dari kereta ini antara lain: Bogowonto, Krakatau Express, Gajah Wong, Kereta Menoreh, Jayabaya, Jaka Tingkir, dan Joglokerto Express.

Kereta Ekonomi Non PSO ini biasanya memiliki jumlah tempat duduk 80 seat dalam satu gerbong, dengan konfigurasi kursi 2-2. Kursi berupa bangku tegak lurus namun lumayan empuk namun tidak dapat diputar untuk saling berhadapan.

4. Kereta Ekonomi AC PSO(Orange)
Kereta ini adalah kelas terendah dan biasa dinamakan kereta  Ekonomi Reguler (orange). Contoh dari kereta ini antara lain: Kertajaya, Brantas, Matarmaja, Tawang Jaya, dll.

Kereta Ekonomi PSO ini biasanya memiliki jumlah tempat duduk 106 seat dalam satu gerbong, dengan konfigurasi kursi 2-3. Kursi berupa bangku tegak lurus namun lumayan empuk namun tidak dapat diputar untuk saling berhadapan. 
Jarak kolom antar kursi sangat sempit dan sangat menyiksa untuk mereka yang berbadan tinggi dan besar. Bagi yang "tidak terbiasa susah" mending jangan naik kereta api kelas ini karena badan akan capek semua sampai di perjalanan.

[Updated : tidak seperti dahulu sekarang didalam kereta penumpang tidak diperbolehkan tidur di lantai lorong kereta apalagi didekat sambungan gerbong. Hal ini dikarenakan mengganggu kenyamanan penumpang yang hendak hilir mudik]

Secara umum perbedaan antara kereta kelas Eksekutif, Bisnis dan Ekonomi AC dan Ekonomi  AC Reguler adalah:
1. Harga tiket setiap kelasnya berbeda lumayan jauh terutama saat akhir pekan dan hari hari libur.
2. Kursi yang lebih nyaman dan empuk untuk kelas eksekutif
3. Fasilitas bantal dan selimut gratis di kelas eksekutif
4. Jarak tempuh atau waktu perjalanan yang lebih pendek untuk kelas eksekutif karena hanya berhenti di beberapa stasiun tertentu saja.

Namun secara garis besar kini naik kereta dengan kelas apapun sudah sangat nyaman menurut saya, hal ini dikarenakan setiap gerbong kereta telah dilengkapi dengan penyejuk udara atau AC. Larangan merokok dan tidur di sembarang tempat di semua kelas kereta, menjadikan kereta bersih dan bersahabat bagi seluruh anggota keluarga.

Karena itu hendaklah sobat mencoba naik kereta untuk melakukan perjalanan ke kota tujuan anda sekaligus menikmati perjalanan yang nyaman dan menyenangkan bersama orang terdekat anda. Naik kereta api Tut....tut....tut....






Misteri Apa?? Di Balik Cepat Habisnya Tiket Kereta Api Lebaran 2017


Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya kali ini saya beruntung karena bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga kecil di rumah tanpa harus disibukkan dan dipusingkan mencari tiket kereta api mudik atau Lebaran. Maklum saja sudah hampir 8 bulan lamanya saya telah kembali ke kampung halaman setelah merantau ke Jakarta selama lebih dari lima tahun.

Setiap tahun menjelang Lebaran terutama tiga tahun ke belakang semenjak tiket kereta api dijual secara online lewat internet saya berkutat di masalah yang sama saat 90 hari atau tiga bulan sebelum Lebaran, masalahnya yakni susah atau sulitnya melakukan pemesanan atau booking tiket kereta api Lebaran. 

Sebelum pembenahan PT KAI secara besar besaran kurang lebih 4 tahun yang lalu oleh Ignatius Jonan sebenarnya masalah penjualan tiket kereta saat Lebaran sudah menjadi banyak sorotan. Maklum saja karena moda transportasi darat ini menjadi favorit atau yang paling banyak dicari dan diburu oleh masyarakat Indonesia yang hendak merayakan Idul Fitri setiap tahunnya di kampung halaman masing masing. 

Di samping karena harga tiket kereta yang lebih murah, faktor kecepatan juga menjadi alasannya. Mengapa demikian, karena tentunya jika menggunakan bus atau transportasi darat lainnya akan terhambat dengan kemacetan di jalanan saat hari raya.

Saat tiket Lebaran masih diperebutkan secara manual atau dengan cara mengantri di stasiun saya juga sempat mengalaminya di tahun 2010-2011. Antrian mengular di semua stasiun terjadi saat seminggu sebelum hari H keberangkatan seingat saya. Karena di tahun tahun itu tiket kereta dapat dipesan satu minggu sebelumnya bukan 90 hari seperti sekarang. Saat itu yang banyak bermain tentu saja calo calo tiket stasiun dan oknum orang dalam. Berjam jam antri menunggu di stasiun dan berakhir dengan capek dan kekecewaan karena tidak kebagian tiket tentu bukan saya saja yang mengalaminya saat itu.

Sekarang malah justru sebaliknya. Antrian pembelian tiket tidak banyak terlihat di stasiun yang melayani pembelian tiket, melainkan di rumah masing masing.

Saya ingat betul bagaimana trik yang saya persiapkan untuk mendapatkan satu lembar tiket kereta api Lebaran dari Jakarta ke Surabaya, tips/ trik dan cara untuk mendapatkan tiket kereta api Lebaran yaitu: 

1. Bangun malam kurang lebih 30 menit sebelum tengah malam atau jam 12. 
2. Menyalakan laptop dan HP serta mempersiapkan modem super cepat
3. Menyiapkan kopi dan cemilan untuk begadang
4. Jangan menyerah di menit menit awal pemesanan sampai dengan 3 jam selanjutnya karena setelah 3 jam pertama biasanya akan ada muntahan tiket gagal pesan karena belum terbayar oleh pemesan lainnya.
5. Ikhtiar dan berdoa

Di tahun 2012-2016 saya selalu berhasil mendapat tiket kereta ekonomi Lebaran incaran saya dengan trik tersebut. Walaupun di tahun terakhir sempat ada masalah dengan pembayaran tiket kereta di ATM karena kode booking yang diberikan salah dan tidak valid.

Namun malam ini saya coba iseng iseng mencari dan memesan tiket kereta Lebaran 2017, hasilnya fantastis dan luarrrrr biasa "SUSAHNYA". Hanya berbekal aplikasi KAI Access di hp canggih saya dengan akses internet 4G ternyata kini sudah tak berdaya menghadapi persaingan dengan para calon pemudik lainnya yang sama sama ingin memesan tiket  kereta untuk Lebaran. 

Saya coba melakukan pemesanan dari stasiun pasar Senen ke stasiun Pasar Turi untuk keberangkatan tanggal 24 Juni 2017. Nampak server di hp saya berputar-putar seperti bingung dan akhirnya gagal melakukan pemesanan. 

Di percobaan berikutnya, ternyata muncul beberapa tiket kereta yang masih tersedia, dengan cepat saya lanjut ke proses berikutnya, namun gagal di proses verifikasi akhir dan gagal lagi. Saya coba refresh lagi aplikasi tersebut dan akhirnya muncul kembali di layar beberapa nama kereta namun dengan posisi tiket yang sudah habis. Ini menunjukkan bahwa sangat susah untuk mendapatkan tiket kereta api Lebaran dari tahun ke tahunnya

Belum lagi persaingan tak wajar dengan para dedemit dan makhluk halus lainnya yang dengan mudahnya mendapatkan tiket karena ada pintu gerbang yang mungkin disediakan khusus untuk mereka. 

Melihat hal yang sama terjadi setiap tahunnya ini saya menjadi miris dan kasihan terhadap para pemudik, apalagi dengan masyarakat yang masih awam dengam penjualan tiket online ini.

Mereka yang berharap dapat pulang ke kampung halaman masing-masing dengan biaya murah menggunakan kereta api, nyatanya tak demikian. Kesulitan untuk memesan tiket kereta lebaran  ini sebagai contohnya. Simak kereta api tambahan mudik Lebaran tahun 2017.

KELILING SURABAYA DENGAN BUS ARCHIVE HERITAGE TRACK

Bus Archive Heritage Track melaju di jalan Tunjungan Surabaya
Menyambung cerita saya sebelumnya saat berkeliling sejenak di seputaran utara Surabaya yang terkenal dengan “OLD CITY SURABAYA” atau wilayah "KOTA TUA SURABAYA". Perjalanan dari Tugu Pahlawan saya mengambil jalar lurus menuju jalan Kramat Gantung untuk kemudian masuk di jalan Genteng Tunjungan, tiba-tiba mata saya melirik di arah belakang ada kendaraan atau mobil unik berbentuk bus setengah trem berwarna RETRO abu abu.

Melihat sesuatu yang antik saya jadi penasaran. Saya hentikan sejenak motor di pinggir jalan depan Tunjungan Elektronik, segera ambil IPad dari dalam tas ransel, bus yang saya pikir berjalan pelan ternyata melaju cukup kencang. Segera tanpa pikir panjang saya potret dengan cepat bus tersebut.

Nampak dari dalam bus anak-anak sekolah mungkin masih duduk di sekolah dasar, dan diluar bus tertulis Archive Heritage Track Surabaya dengan tulisan di belakang bodi bus yakni Pemerintah Propinsi Jawa Timur, Badan Perpustakaan dan Kearsipan.


Saya coba mendahului bus tersebut dan dapat menyalipnya di tikungan jalan Tunjungan menuju Grahadi, segera saya ambil beberapa jepretan foto ke arah bus tersebut. Dan sesampainya di rumah segera saya transfer foto dari Ipad ke laptop sambil mencari cari informasi bus unik tersebut.

Saya coba masukkan kata kunci bus Archive Heritage Track namun yang keluar persis seperti dugaan saya yakni Surabaya Heritage Track. Saya coba membuka website dari Badan Perpustakaan dan Kearsipan Propinsi Jawa Timur tidak juga menemukan program bus wisata sejarah Surabaya tersebut. 

Saya tidak mau mengambil kesimpulan yang tergesa-gesa apakah kedua bus ini adalah bus yang sama. Mencoba browsing lagi di internet yang ada cuman bus dengan nama Surabaya Heritage Track berwana merah sedangkan bus yang saya temui memiliki body warna abu abu dengan aksesoris pinggir bodi berwarna coklat.

Bus Surabaya Heritage Track

Untuk sementara akan saya bagikan mengenai Program SHT (Surabaya Heritage Track) adalah tur di sekitar Surabaya Utara atau juga dikenal sebagai Kota Tua Surabaya dengan menggunakan bus wisata. Program yang digagas oleh pemkot Surabaya bekerjasama dengan Yayasan Sampoerna atau Sampoerna Foundation. Lebih jelasnya klik disini.

Program keliling kota Surabaya ini menggunakan bus yang dimodelkan seperti trem yang pernah menjelajahi seluruh kota di masa lalu, disebut pelacak sejarah sehingga wisatawan dapat menikmati dan mengenal bangunan dan sejarah Surabaya, yang terkenal sebagai kota sejarah, mempelajari "Babad Surabaya" sejarah tradisional, budaya yang kaya dan memperoleh informasi tentang tempat-tempat menarik lainnya untuk dikunjungi di Surabaya.

Peta Lokasi Kota Tua di Surabaya Utara
Berikut adalah jadwal tur dari bus Surabaya Heritage Track yang diambil dari situs resminya.



REGULAR TOURS
DAY
SCHEDULE
Weekday
Tue to Thurs
Surabaya - The Heroes City
(Heroes Monument - PTPN XI)
1. 09:00 - 10:00
Surabaya - The Trading City
(Hok Ang Kiong Temple - Escompto Bank)
2. 13:00 - 14:00
Surabaya during The Dutch Occupation
(Kebonrojo Post Office - Kepanjen Church - Ex. De Javasche Bank)
3. 15:00 - 16:30
Weekend
Fri to Sun
Exploring Surabaya
(Balai Pemuda - City Hall - Ex. De Javasche Bank)
1. 09:00 - 10:30
Surabaya -The Heroes City
(Heroes Monument - GNI - PTPN XI)
2. 13:00 - 14:30
Babad Surabaya
(Kampung Kraton - City Hall - Cak Durasim)
3. 15:00 - 16:30
_____________________________________________________________________________
THEME TOUR*
Kabar dari Surabaya
Surabaya Heritage Track
February 14 - 30 March, 2017
Radar Surabaya - Penjebar Semangat -
Tue to Thurs
09:00 - 10:30
* Other tours will follow regular schedules
 All tours depart from House of Sampoerna

Menyusuri Wisata Kota Tua Surabaya "Sisa Sejarah Yang Mulai Terlupakan"

Bangunan Tua di ujung jalan Gatotan
Baru saja saya memiliki kesempatan untuk putar-putar kota Surabaya seorang diri, maklum saja si Krucil dan Upik Abunya saya tinggal di rumah kakak ipar yang baru saja melahirkan. Sebenarnya rencana tersebut hanya sebagai bonus saja karena tujuan saya sebenarnya adalah mengambil surat mobil (BPKB) di salah satu bank yang terletak di jalan Veteran Surabaya.


Lokasi Wisata Kota Tua Surabaya
Sepertinya saya harus lebih banyak mengeksplor lagi kota kelahiran tercinta ini, karena nyatanya beberapa bulan terakhir lebih “terkagum kagum” dengan keelokan dan keindahan KOTA TUA SEMARANG. Padahal seperti Malin Kundang, saya durhaka terhadap kota tempat lahir dan dibesarkan. Untuk itu saya buat artikel spesial akan kebanggaan terhadap kota Surabaya.

Bangunan tua di jalan Bibis
Dari arah Krian tempat saya sekarang tinggal menuju jalan Veteran di pagi hari sempat terjebak macet di jalanan Kletek dan Sepanjang, lalu stag di bunderan Dolog, sementara hambatan nyaris tak saya temui waktu melintas di jalan Ahmad Yani. Sedikit tersendat di jalanan depan Royal Plaza yang kemudian melintasi rel kereta dekat RSI Wonokromo. Hingga masuk jalan Diponegoro sampai naik fly over Pasar Kembang. Saya belok ke kiri menuju jalan Arjuno dan masuk ke jalan Semarang Gundih depan stasiun Surabaya Pasar Turi.

Sedikit merambat di TL perempatan dekat PGS dan Pasar Turi Baru, hingga akhirnya saya tembus ke jalan depan Tugu Pahlawan, sengaja saya tidak berbelok lagi ke kiri ke jalan Indrapura melainkan belok kanan menuju jalan depan Kebon Rojo seberang Kantor Pos. Saya berhenti di TL perempatan untuk kemudian jalan lurus ke arah Indo Plaza atau jalan Semut Kali orang Surabaya biasa menamai tempat itu.

Bangunan Tua di sisi sebelah kanan jalan Veteran Surabaya
Setelah melewati jembatan saya langsung belok ke kiri ke jalan yang mengarah ke Jembatan Merah, nah dari situ petualangan KOTA TUA SURABAYA dimulai. Pas setelah tikungan dekat POM Bensin atau SPBU di jalan Bibis terdapat bangunan tua yang masih berfungsi sebagai gudang atau toko saya kurang tahu, namun kondisinya sendiri masih sangat terawat. Itu dikarenakan bangunan lama tersebut masih digunakan beraktifitas oleh pemiliknya. Kemudian beberapa meter setelahnya terdapat Gereja Bibis dengan warna dan arsitekturnya yang lumayan antik didominasi warna krem dan coklat tua.

Bangunan Tua di sisi sebelah kanan jalan Veteran Surabaya
Melewati jalan Coklat nampak di kanan kiri jalan bangunan bangunan tua peninggalan Kolonial ada yang masih terawat seperti di sisi sebelah kiri jalan sedangkan di sisi kanan jalan banyak yang mulai rusak. Ada satu bangunan yang terletak persis di belokan jalan yang cukup bagus viewnya untuk dipotret namun sayang bangunan tua tersebut mulai keropos dan yang menggemaskan adanya banner atau poster iklan rokok yang ditempel dilantai dua bangunan.

Saya hanya bisa menggeleng geleng kepala saja, peninggalan bangunan bangunan di Surabaya sebenarnya jauh lebih banyak dan berharga dibanding “MAAF” dengan Kota Tua Semarang dan Jakarta. Namun sayang seribu sayang tangan dingin Bu Risma belum atau lupa menjamahnya. Tidak seperti area KOTA TUA di Semarang, ruang lingkup KOTA TUA di Surabaya lebih luas namun di kota lain peninggalan berupa bangunan bangunan bersejarah tersebut sudah dijamah pemerintah kotanya walaupun belum maksimal.

Bangunan bekas gedung PT PELNI di jalan Pahlawan
Lain halnya dengan di Surabaya, bangunan di sepanjang jalan menuju Jembatan Merah tersebut kumuh, kusam dan tak terawat, banyak pemulung dan pedagang asongan mendirikan bedak atau lapak lapak di depan rumah rumah tua tersebut. Saya sempat berhenti sejenak di depan jalan Gula yang terkenal sebagai tempat para travelling, backpacker dan pencinta fotografi mengabadikan tempat bersejarah tersebut. Nampak bangunan di sisi dan kanan jalan tembok tembok lamanya yang telah rapuh dimakan usia. Agaknya bangunan yang mulai lapuk dimakan usia itu menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar fotografi.

Di tempat atau wilayah ini seperti yang saya kenal sebelumnya karena kebetulan saya juga lahir di Surabaya bagian Utara dekat dengan makam atau kuburan Rangkah sedikit agak rawan saat sore dan malam hari. Kalau dikomparasi dengan Wisata Kota Tua Semarang tentu sangat jauh, di sekitarnya sudah dibangun kafe kafe dan resto bertemakan OLD CITY sehingga saat malam hari suasana terasa aman dan nyaman. Ah, kapan pemkot Surabaya memiliki inisiatif seperti harapan saya???

Bangunan Tua di sisi sebelah kiri jalan Veteran Surabaya
Berbelok kemudian ke kiri melewati Jembatan Merah yang terkenal itu, nampak di sisi seberang hotel Ibis Rajawali yang kondang tersebut. Sementara di sisi kiri trotoar dekat sungai kini digunakan PKL yang entah berdagang apa di situ. Memang mereka berjualan di sisi kiri trotoar namun sebagai pengguna jalan tentunya saya risih kalau ada badan jalan trotoar digunakan untuk berjualan.

Tugu Pahlawan
Saya sudah berada di jalan Veteran tentunya saat itu, nampak jajaran bangunan tua sisi kiri dan kanan jalan. Beberapa diantaranya dimanfaatkan untuk perkantoran baik pemerintah maupun swasta, ada gedung tua tempat kantor Maybank, Jiwasraya, serta bangunan lama POLRESTA SURABAYA, kemudian di ujung jalan Gatotan ada bangunan lama yang digunakan sebagai kantor oleh AA Energy.

Bus Surabaya Archieve Heritage Track
Hingga akhirnya saya berhenti di depan kantor bekas PT PELNI dan entah apa nama bangunan disebelahnya persis di seberang Bank Indonesia jalan Pahlawan. Saya menepi sebentar di depan kantor Gubernur Jawa Timur untuk memotret Tugu Pahlawan sebagai ikon penting Kota Surabaya. Rasanya belum puas saya mengeksplor semua peninggalan bersejarah di Surabaya, mungkin satu saat akan saya luangkan banyak waktu untuk menjelajah lebih dalam satu persatu bangunan yang ada.


Bersambung di Bus Archieve Heritage Track……

Makan Mie Godog di Doel Numani Semarang

Bakmi Godog Jowo Doel Noemani
Masalah makan saya bukanlah orang yang terlalu rewel, harga dan rasa makanan adalah yang utama. Mahal atau murah makanan yang penting rasanya, tak peduli di pinggiran jalan atau emperan toko.

Saat menginap di kota Semarang di malam hari waktu perut mulai keroncongan perburuan kuliner pun dimulai, untuk makan di restoran hotel biaya menjadi masalah bukan karena tak mampu beli, toh nanti apa yang kita makan keluar lagi hehehehe.

Hotel tempat saya menginap letaknya sangat strategis, tidak jauh dari kantor walikota Semarang, Lawang Sewu dan persis bersebelahan dengan Mall. Di malam hari tak ada kesulitan untuk menemukan tempat makan yang enak dekat hotel. Satu diantaranya adalah warung nasi dan mie goreng Djowo Doel Noemani.


Letaknya tepat di seberang hotel, tempat tersebut mulai buka kira kira jam 10 pagi dan tutup jam 10 malam. Tempat ini tak pernah sepi pengunjung setiap harinya, saya hanya akan makan di tempat itu kalau saya lihat pengunjung sedang sepi. Hal itu dikarenakan saya bisa dengan tenang berlama lama menikmati makanannya dan tidak berdesak-desakan di bangku makan. 

Keunikan dari warung nasi dan mie goreng ini adalah pegawainya semua laki laki memakai baju seragam batik. Yang kedua yakni cara memasak semua menu masakannya adalah menggunakan anglo atau kompor dari tanah liat dan wajan yang digunakan berukuran kecil atau mini seukuran satu porsi.


Dengan personil atau kru yang cukup banyak tak kurang dari 10 orang, pesanan pelanggan akan cepat terpenuhi. Ruangan makan terkesan ndeso, dan agak panas maklum hanya ada kipas angin saja sebagai pendingin ruangan. Bangku dan meja panjang dari kayu terletak berhadapan. Saya pikir tempat ini mampu menampung 50 orang pengunjung dalam saat bersamaan.

Beberapa kali ke tempat ini saya baru memesan satu menu saja yakni bakmi godog. Karena saat malam menu ini yang paling cocok, panas, segar berkuah dan tidak terlalu berat di perut. Acar dan cabe hijau kecil disajikan terpisah sebagai pendamping. Jajanan pendamping lainnya adalah krupuk, sate jeroan, usus dan lain lain.

Harga setiap menu di warung ini bervariasi tergantung ada tambahan atau tidak, namun menurut saya cukup terjangkau. 

Masalah rasa bisa dibilang lumayan, karena semua bahannya fresh. Dan setiap kali saya makan bakmi godog di tempat tersebut rasanya tak pernah mengecewakan. So, jika anda mampir ke Kota Semarang silahkan anda cari Warung mie dan nasi goreng Djowo Doel Noemani di jalan Pemuda Semarang depan Mall Paragon.

Inilah Alasan Kenapa Saya Suka Menulis| Anda Juga Bisa

Sumber: theimpactnews.com

Judul diatas mungkin bisa dengan sederhana saya jawab atau mungkin juga tidak. Jujur awalnya saya tidak memiliki kepandaian menulis namun bukan berarti saya tidak pandai menulis atau mengarang cerita, satu satunya bukti yang menunjukkan bahwa kemampuan saya menulis cukup baik adalah saat di SMA dulu. Nilai EBTA  dan NEM bahasa Indonesia saya cukup baik yakni di angka 8 lebih, dan dari info yang saya dapat penyumbang terbesarnya adalah di hasil nilai mengarang saya.

Entah mengapa saat masih kerja di Jakarta karena banyak waktu luang di kantor dan kost ada banyak waktu bagi saya belajar tahu lebih banyak hal dan karena pekerjaan saya juga banyak diluar kantor dan bertraveling ria maka saya tuangkan semua hal yang pernah dialami ke bentuk tulisan. 

Hampir tidak pernah saya membuat satu judul artikel terputus artinya semua selalu rampung dalam satu waktu. Karena jika terputus maka akan susah sekali menyambung cerita sebelumnya, tapi ada juga yang saya sambung di lain waktu jika memang mood lagi drop.

Sebenarnya susah-susah gampang memulai untuk menulis atau membuat artikel, resepnya cuma satu yakni latihan dan latihan. Tuangkan semua yang anda alami dan anda rasakan saat membuat artikel atau tulisan sesuai dengan apa yang anda alami, karena menurut saya mustahil membuat satu karangan tanpa kita tahu hal yang sebenarnya kecuali mungkin karangan fiksi.

Kini setelah hobi menulis artikel blog ada rasa senang dan bangga saat banyak orang membaca apa yang saya tulis. Apalagi terbantu dengan tulisan tersebut dengan banyaknya komentar di beberapa artikel unggulan saya. Sedangkan penghasilan tambahan dari nge Blog akan kita dapatkan setelah blog kita ramai atau banyak pembacanya.
Penghasilan tambahan dari nge BLOG

Saya banyak browsing di internet untuk mengetahui tipikal tipikal tulisan di beberapa blog berita, blog pribadi. Kebanyakan tulisan yang dimuat jika ditulis dengan hati dan berdasarkan pengalaman pribadi ketika kita baca akan ada perbedaan terutama di FEEL atau rasanya hehehe. Memang ada perbedaan antara artikel berita dan hiburan dengan artikel pengalaman pribadi namun saya pikir setiap orang yang memiliki TASTE menulis akan tercermin di apa yang dia tulis.

Kini ada baiknya bagi sobat yang hendak memulai nge blog atau menulis artikel di blog segera lakukan, tulis apa saja yang anda ingin tulis. Jangan takut salah karena memang tak ada pakem yang akan menyalahkan tulisan anda selama itu tidak bertentangan dengan undang-undang ITE dan tidak memuat hal atau informasi yang tak semestinya. Selamat menulis Sobat.

Pelunasan Kredit Mobil Lebih Awal atau Dipercepat di BCA Finance

Pelunasan awal kredit mobil di BCA Finance

Hari Jumat kemarin akhirnya saya jadi untuk melunasi lebih awal atau dipercepat hutang atau kredit mobil saya di BCA Finance. Sebenarnya satu bulan yang lalu saya ingin melakukan pelunasan namun saat dihitung oleh pihak CS BCA Finance dana yang miliki kurang mencukupi.

Sebagai gambaran saya berikan penjelasan mengenai besaran kredit mobil saya di BCA Finance. Hutang pokok saya kurang lebih 130 juta dengan jangka waktu kredit 47 bulan dengan bunga flat selama 4 tahun sebesar 4.99% per tahun. Maka bisa didapatkan total pinjaman saya sekitar 156 juta dengan total bunga pinjanan kurang lebih 26 juta. Cicilan saya per bulan kurang lebih 3.3 juta rupiah.

Beruntung di awal bulan Maret ini keuangan saya sudah mencukupi untuk melakukan pelunasan dipercepat atau lebih awal dengan asumsi semoga mendapatkan banyak keringanan potongan atau diskon kredit. Segera saya meluncur ke kantor BCA Finance di jalan Veteran Surabaya lantai 6. 

Dibantu customer service yang ramah dan cepat dalam melayani nasabahnya saya meminta print out terlebih dahulu masalah early termination atau pelunasan kredit lebih awal. Saya dapatkan hasilnya dari hutang total saya sebesar 81.175.000 jika saya lakukan pelunasan hari itu maka total uang yang harus saya bayarkan adalah sebesar 77.271.054 ini berarti potongan yang saya dapat setelah dikurangi bea penalti sebesar 3.903.946 rupiah atau hampir 4 juta rupiah.  



Setelah mendapatkan print out tersebut saya disuruh melakukan pembayaran lewat Bank BCA ke rekening virtual milik saya yang memang dibuat bagi nasabah leasing BCA finance yang melakukan pelunasan awal. Nama rekening sama dengan nama kita.



Setelah melakukan proses transfer pembayaran ke rekening virtual tersebut saya setorkan kembali bukti transfer tersebut ke Customer Service itu lagi untuk kemudian diganti dengan bukti tanda terima pengambilan BPKB kendaraan saya. Berhubung saat itu hari Jumat maka prosesnya baru akan dilakukan hari Senin minggu depan, saya diberi tahu mendingan mengambil BPKB mobil tersebut hari Senin setelah jam 2 siang atau hari sesudahnya bisa langsung diambil di pagi hari saat kantor tersebut buka jam setengah 9 pagi.

Secara keseluruhan pelayanan proses pelunasan kredit lebih awal di BCA Finance cukup memuaskan. Semua orang rasanya punya hak untuk melunasi hutangnya lebih awal ataupun tetap meneruskan kreditnya, namun saat ini melunasi hutang lebih awal mungkin akan meringankan beban yang saya miliki.

Namun kadang ada Pameo Lucu di masyarakat yakni "Dengan Berhutang Hidup akan Lebih Bergairah" hahahaaha. Semoga artikel saya ini bermanfaat bagi anda yang hendak melakukan pelunasan awal hutang atau kredit anda.

Berenang Yuk di Waterland Mojokerto

Wahana di Waterland Mojokerto
Lagi BeTe karena saya tinggal beberapa pekan terakhir ke luar kota, anak sulung saya ngebet pengen diajak berenang. Sebenarnya saya pengen mencoba wahana di Joglo Park Pacet, namun entah mengapa akhirnya pilihan jatuh ke kolam renang dan wahana air WATERLAND yang ada di Mojokerto. Lokasi tepatnya ada di Jl. By Pass Mojokerto Km. 54, Sooko-mojokerto dengan no telp. ( 0321 ) 328855 / 085755536026.

Lokasi ini dengan mudah dapat anda cari karena letaknya di sisi sebelah kiri bypass Mojokerto yang mengarah ke Brangkal dekat ruko ruko, posisinya hampir di akhir bypass Mojokerto kira kira 300 meter sebelum tikungan ke arah Brangkal.



Tempat parkir kendaraan yang disediakan cukup luas dan lumayan rindang karena banyak pepohonan sehingga mobil tak kepanasan. Tiket parkir mobil sebesar 5 ribu rupiah sedangkan parkir sepeda motor 3 ribu rupiah. Sayang kemarin saya sedikit bersitegang dengan penjaga parkir karena waktu masuk tidak diberi tiket masuk namun saat pulang ditanya tiket parkirnya. 





Tiket masuk ke Waterland ini saat saya kesana pas hari Minggu adalah 30 ribu rupiah dengan ketentuan anak dengan umur diatas 3 tahun atau dengan tinggi badan diatas 80 cm dikenakan tarif penuh. Sedangkan jam buka Waterland Mojokerto ini setiap harinya adalah dari jam 8 pagi hingga 5 sore. 



Ada ketentuan untuk pengunjung tidak membawa makanan dari luar namun kenyataannya saat saya membawa kotak makanan yang saya taruh dalam ransel kecil tidak diperiksa alias tidak apa apa. Fasilitas loker atau lemari untuk menyimpan tas dan barang bawaan anda disediakan secara GRATIS dengan jaminan kartu identitas anda.



Beranjak ke dalam area dalam waterpark, disisi sebelah kanan dekat pintu keluar terdapat toilet dan kamar ganti untuk pria dan wanita, kemudian musholla dan area outbond yang nampaknya kurang terawat, sedang disisi kiri dari pintu masuk ada food court yang kelihatan sepi pembeli.



Terdapat gazebo gazebo atau rumah joglo kecil yang disewakan dengan tarif 50 ribu/3 jam untuk pengunjung yang ingin nyaman bersantai menunggu keluarga yang berenang, terdapat pula fasilitas gratis kursi dan bangku bangku tunggu dilengkapi payung lebar agar tak kepanasan.





Di area kolam renang, terdapat banyak pilihan wahana, kolam renang khusus anak anak dengan semburan air dari dalam, ada air terjun mini, ada kolam ombak walaupun tak begitu terasa ombaknya, papan seluncur melingkar dan vertical dengan ketinggian yang tak seberapa. Dan juga kolam dengan kedalaman 1 meter untuk dewasa dimana diatasnya terdapat papan seluncur dengan ketinggian kurang lebih 15 meter yang menjadi andalan Waterland Mojokerto ini.




Saya yang sekarang sudah agak gendut dan darah tinggi tak berani mencoba wahana ini, putri saya yang baru pertama kali mencoba sempat beberapa kali urung dan membatalkan niatnya untuk meluncur, saya bisa melihat ketakutan dan keraguan di wajahnya dari bawah. 

Entah apa yang membuatnya berani untuk meluncur, mungkin dorongan dari teman teman seumurnya yang lebih dulu punya nyali untuk meluncur.



Akhirnya setelah beberapa kali batal dan urung saya lihat putri saya berani meluncur walaupun tangannya masih memegang sisi samping papan seluncur dan berakhir dengan tercebur keras ke kolam renang, namun setelah percobaan pertama tersebut eee malah ketagihan dan mencoba berungkali dan susah untuk diajak pulang. Hadew namanya juga anak anak.

Lain halnya dengan si bungsu, awalnya susah sekali dan menangis ketakutan apalagi melihat wahana ember besar yang di satu saat akan menumpahkan airnya ke bawah, namun setengaj jam berselang sama seperti kakaknya menjadi betah dan ingin berlama lama mandi dan bermain air di tempat tersebut. 

Dengan sedikit memaksa tepat pukul 3 siang akhirnya kita sekeluarga bersih bersih, maklum mau menengok kakak ipar yang baru saja melahirkan anak keduanya. OVERALL, kita puas dengan wahana di Waterland Mojokerto.



Sedikit saran dari saya, yang pertama adalah aktifkan kembali area outbond dan tambah dengan permainan yang menarik. Kedua, lantai yang mengarah ke kolam renang dewasa agaknya sudah terlalu licin bagi pengunjung mohon untuk diperhatikan. Ketiga, kolam renang anak anak di sisi depan kebersihannya perlu diperhatikan lagi.

Dan terakhir masalah parkir seperti yang saya alami kemarin, saya tidak diberi tiket parkir oleh petugas, harusnya petugas yang turun dan jemput bola memberi tiket parkir namun nyatanya tidak. Saya pun lenggang kangkung tidak diberi tiket parkir, untungnya saat keluar pas ditagih tiket parkir mobil saya pun menjawab tadi pas masuk tidak diberi, saya hanya menyerahkan uang parkir dan petugas pun tidak berusaha memverifikasi STNK mobil saya. Coba kalau saya berniat buruk dan membawa lari mobil orang lain pasti tidak ketahuan karena kelalaian petugas.

Rehat Sejenak Di Rumah Makan Utama Caruban


Rumah Makan Utama terletak di daerah Caruban atau berada tepatnya di jalan Kaligunting, Mejayan, Madiun, Jawa Timur 63153, Indonesia. Saya sendiri yang bukan traveler sejati tahu dan singgah pertama kali di tempat ini saat menjajal bus Sugeng Rahayu Patas dari Solo ke Surabaya beberapa tahun yang lalu.

PO Sumber Grup yang mengoperasikan bus tersebut memilih tempat makan tersebut untuk dijadikan rest area atau tempat istirahat bagi kru bus dan penumpangnya baik dari dan ke arah Surabaya. Letaknya sangat strategos karena berada di sisi sebelah kanan jalan Caruban Madiun. Dengan tempat parkir yang lumayan luas tempat istirahat dan makan ini tak pernah sepi dari pengunjung yang kebanyakan adalah mobil travel, bus malam dan pariwisata, serta kendaraan pribadi yang sedang melakukan perjalanan jarak jauh.

  
Menu makanan RM Duta untuk penumpang bus Sugeng Rahayu Patas
Khusus untuk penumpang bus Sugeng Rahayu Patas yang didalam tiketnya disertakan servis berupa makan sebesar 12 ribu rupiah, kupon ini bisa anda gunakan untuk makan atau anda simpan dan meminta kembali uang anda jika anda sedang malas untuk makan.

Dulu penumpang bus Sumber Patas ini makan di sisi sebelah kiri dari Rumah Makan ini, namun tempat tersebut kini dalam tahap renovasi atau perbaikan saya kurang tahu. 

Sehingga kini dialihkan ke ruang makan utama yang letaknya di tengah agak ke pinggir kanan. Sedangkan toilet atau kamar mandi berada di sisi kanan dan kiri rumah makan. Untuk musholla ada di sisi paling kanan rumah makan dari turunnya bus. 


Untuk menu makanan khusus penumpang bus Sugeng Rahayu Patas disediakan dengan model prasmanan artinya bisa mengambil sendiri nasi dan lauk yang diinginkan. Namun beberapa kali saya datang ke tempat ini menunya tetap itu saja dan tak ada perubahan walaupun ada perubahan di rasa yang kini lumayan enak menurut saya. 

Menu standard yang dihargai 12 ribu rupiah itu antara lain, nasi putih, sayur sop, bakwan jagung atau ote ote, mie goreng, ayam goreng, krupuk, sambal dan minuman berupa es teh dan teh hangat. Semua menu tersebut bebas ambil, kalau lapar ya ambil banyak banyak tapi awas kalau tak habis "Mubadzir Sobat".

Beralih ke hal minus atau kekurangan dari Rumah Makan Utama ini adalah fasilitas toiletnya yang agak memprihatinkan apalagi di sisi sebelah kiri, bau pesing dan sempitnya bilik toilet membuat saya agak risih kalau ke tempat tersebut. 

Jujur mungkin tempat tersebut kurang mendapat perhatian pengelola, padahal "itu tidak gratis alias mbayar" karena ada penjaga yang menunggu kotak kayu didepannya. Terus terang risih melihat mereka memandang pengunjung yang habis buang air didepan kotak kayi mereka. Kalau itu memang fasilitas Gratis restoran atau rumah makan ya Gratiskan aja gak usah pakai penunggu segala. 

Apalagi dengan penunggu kotak dekat Musholla, hmm dengan mengangkat kaki diatas kursi di depan kotak kayu kumal dekat musholla serta menyalakan musik dangdut, dia selalu memandang sinis kepada mereka yang habis ke toilet. Oalah Mas, toiletmu resikono sing bersih gak njogo kotak kumel kuwi.

Ya sedikit masukan saja mungkin dari saya yang mungkin bisa menjadikan rumah makan Utama Caruban lebih baik dalam hal servis kepada para pengunjungnya.

Artikel Unggulan

SEPINYA ORDER GOJEK "INIKAH AKHIR MIMPI MANIS OJEK ONLINE"

Tak terasa sudah lebih dari enam tahun Gojek moda transportasi berbasis aplikasi menemani keseharian masyarakat Indonesia. Terobosan fen...

DMCA

DMCA