12 January 2019

PENGALAMAN AMBIL BARANG KIRIMAN LEWAT KERETA API (KALOG EKSPRESS)


Beberapa bulan lalu saya mendapat kiriman barang berupa sebuah meja jati yang merupakan sample produksi dari pabrik yang berlokasi di Klaten Jawa Tengah. Saya menyarankan pihak pabrik untuk mengirim barang tersebut lewat jasa pengiriman kereta api dengan pertimbangan lebih murah jasa angkUtnya walaupun dengan kekurangan saya harus pick up atau mengambil kiriman barang tersebut di stasiun tujuan yakni stasiun Surabaya Pasar Turi.

Pola pengiriman barang ini mirip dengan port to port shipment yakni pengiriman dari dan ke pelabuhan atau stasiun tujuan. Bukan port to door atau door to door shipment. Dari segi biaya jelas lebih murah dan menguntungkan bagi penerima yang dekat dengan stasiun tujuan.

Perbandingan tarif kirim dengan model port to door bisa seperlima kali lebih murah. Hal ini dikarenakan si pengirim harus mengantarkan terlebih dahulu barang ke stasiun awal dan penerima harus mengambil sendiri barang di stasiun tujuan.

Setelah mencari tahu lokasi gudang KALOG Ekspress di stasiun Pasar Turi saya akhirnya berangkat mengambil kiriman berupa meja tersebut. Dari aplikasi Google Map terlihat bahwa posisi jasa pengiriman barang milik anak perusahaan PT KAI tersebut berada di belakang Pusat Grosir Surabaya atau PGS yang berada tepat di seberang Pasar Turi.

Masuk pintu gerbang pergudangan terdapat loket parkir mobil dimana terdapat tulisan roda dua dilarang masuk ke wilayah tersebut. Ternyata di lokasi pergudangan tersebut banyak terdapat perusahaan jasa pengiriman lewat kereta api termasuk didalamnya KALOG Ekspress, namun yang saya lihat jasa ekspedisi milik KAI itu memiliki gudang paling besar dan panjang.

Posisi gudang KALOG berada persis di tengah lokasi pergudangan, saya coba mencari tempat parkir yang masih kosong di depan area pergudangan tersebut, sayang lokasi didepan sudah terisi penuh dengan mobil mobil ekspedisi.
Akhirnya saya menemukan lokasi parkir di seberang gudang arah jalan keluar pergudangan.

Setelah bertanya kepada tukang angkut dimana petugas yang melayani pengambilan kiriman barang, dia menunjuk sebuah meja kecil tepat di depan pintu gudang. Saya menghampiri meja tersebut dan menanyakan kiriman yang akan saya ambil sambil menyerahkan resi atau bukti kirim berupa salinan SMS atau foto resi dari pihak pengirim.


Resi Pengambilan KALOG Ekspress

Tanpa proses yang ribet dan berbelit belit dia mencoba mencari kiriman atau parcel yang saya maksud, dia bertanya "dua box Mas ya?", Iya jawab saya. Akhirnya dia menemukan dua box kiriman untuk saya tersebut. Dia pun meminta saya menandatangani surat resi penerimaan barang. Saya pun akhirnya mengangkut sendiri dua box besar kiriman tersebut ke dalam mobil yang berada agak jauh dari gudang.

Secara keseluruhan ternyata proses pengambilan barang kiriman lewat kereta api ternyata mudah dan tak terlalu susah, kita hanya butuh no resi pengiriman barang dari pihak pengirim yang akan kita tunjukkan saat pengambilan barang.

Secara keseluruhan saya puas dengan pelayanan Kalog Ekspres tersebut, namun yang agak terkejut adalah saat saya membayar ongkos parkir mobil di pergudangan tersebut yang lumayan mahal yakni 8 ribu rupiah untuk jam pertama parkir.


INDO.INSPECTOR. Powered by Blogger.

DMCA

DMCA