![]() |
Penumpang penuh sesak dan berdiri di bus EKA Semarangan |
Jujur saja saya kecewa kali ini dengan kru bus Eka Surabaya Semarang dengan nomer lambung...... yang saya naiki dari Semarang. Saya memaklumi bahwa saat libur panjang adalah waktu dimana kru bus bisa bernafas agak dalam karena banyaknya penumpang.
Saya juga memaklumi walaupun bus EKA berstatus CEPAT namun bukan Patas alias Cepat Terbatas, jadi bukan terbatas pada jumlah penumpang.
Apalagi di jalur Semarang Solo bus AKAP macam EKA masih bisa dengan bebas menaik-turunkan penumpang dari jalan, saya sungguh masih bisa memaklumi. Namun seharusnya awak bus bisa memaklumi bahwa bus patas dengan konfirgurasi kursi 2-2 dan total tempat duduk hanya 48 saja kali ini dimuati lebih dari 80 orang.
Kejadian ini berawal saat sore hari sebelum libur hari raya Imlek keesokan harinya, penumpang masih sepi saat saya naik bus ini dari dalam terminal Terboyo, namun saat bus keluar area terminal. Terlihat penumpang berjubel di ujung jalan keluar kawasan. Bus sudah hampir penuh penumpang saat memasuki tol Tembalang.
Lepas tol dan saat bus berhenti sebentar di terminal bayangan Sukun, penumpang yang sedari pagi tidak kebagian tempat duduk di bus sebelumnya berhamburan naik ke dalam bus, tak lama bus telah penuh sesak dengan penumpang termasuk yang berdiri.
Saya pikir kru bus akan segera belok ke arah jalan tol lagi untuk bisa langsung ke arah Bawen karena bus sudah penuh penumpang. Namun nyatanya tidak, bus menyasar calon penumpang yang berdiri di pinggir jalan yang sedari pagi tidak terangkut bus sebelumnya.
Bus yang penuh terus dinaiki penumpang, anehnya kok ya mau penumpang naik ke bus yang telah sesak. Sekali lagi alasan yang masuk akal adalah hari ini adalah libur panjang akhir pekan. Apapun dan bagaimanapun caranya penumpang akan berusaha pergi dengan cara apapun.
Saya terus terang miris apalagi melihat penumpang ibu ibu yang membawa serta bayi atau balitanya. Saya bukan orang yang tak tahu diri dan tidak mau berbagi kursi dengan penumpang prioritas semacam itu. Namun bagi saya hal macam ini bukan murni salah saya, kru bus dan calon penumpang sendiri memaksa naik.
Saya pupus rasa belas kasihan dan tak ingin terjebak dalam gundah hati.
Bus berhenti sebentar di bengkel tambal ban untuk menambah angin. Bus kembali melaju saya pikir sudah cukup dengan apa yang didapat, ternyata beberapa penumpang baru masih juga dinaikkan, total mungkin ada .... penumpang sekarang di bus EKA yang saya naiki.
Kembali ke faktor keselamatan, jalanan Semarang Solo penuh dengan tanjakan dan turunan dengan lebar jalan yang tidak terlalu. Kondisi semacam ini tentu sangat membahayakan, di saat turunan tajam bus akan melaju kencang karena penuh dengan beban, dan saat ditanjakan akan agak susah karena muatan. Jangan bilang mesin bis masih baru atau selalu terkontrol.
Kecelakaan bus pariwisata di tanjakan Emen Subang sudah jadi buktinya. Bus pariwisata premium itu terbalik dan menyebabkan puluhan nyawa melayang.
Kepada pihak bus EKA mohon untuk menjadi perhatian, jangan sampai peristiwa kecelakaan akan jadi preseden buruk bagi perusahaan anda ke depan. Jaga nama baik perusahaan dan kenyamanan serta keselamatan penumpang.
Satu lagi saking penuhnya penumpang, air minum sampai lupa dibagikan, catet ya no lambung bus kali ini
Tags:
# Bus EKA double glass
# Bus EKA lewat TOL panjang
# Armada EKA Jetbus 3
# EKA Surabaya Semarang
# Jadwal Bus EKA terbaru
Comments
Post a Comment
Tolong biasakan komentar yang baik setelah membaca, saya akan balas jika pertanyaan sesuai topik. Dan tolong jangan meninggalkan link aktif atau spam. Terima kasih