20 May 2015

KaCaNg BeRaS

Kacang Beras

KACANG BERAS - Cemilan dan nyemil paling tidak itu hobi yang menyenangkan terutama bagi orang Indonesia kebanyakan. Kemarin secara tidak sengaja saya menemukan kembali cemilan unik masa kecil yakni kacang beras. Kebetulan saat mau masuk pintu pabrik di daerah Sukabumi, perut sedikit protes karena dari pagi belum sarapan. Mampirlah saya di toko kecil samping pabrik yang kebetulan menjual aneka gorengan, kopi dan makanan kecil lainnya. 

Setelah mencomot secuil pisang goreng mata saya berputar melihat aneka cemilan yang tergantung, ha mata saya tertuju pada bungkusan kecil kacang berwarna merah kehitaman. Ahh, rupanya kutemukan lagi dirimu setelah sekian lama jarang kutemui. 

Sejurus kemudian ku sobek bungkus plastik, dan mulai kurasakan dirimu, ternyata rasan dirimu tetap sama dari dulu sampai sekarang, manis gurih dan sedikit pedas karena mungkin udah ditambahi sedikit bumbu cabe. Ya, itulah kacang beras. Mungkin kalo di daerah Jawa, khususnya Jawa Timur masih bisa kita temui cemilan ini, namun yang membuat saya terkejut cemilan ini ada juga ya di daerah Sukabumi dan rasanya juga tetap sama. Apa yang membuat orang dari Jawa juga.

Bagi saya cemilan masa kecil dulu lebih sehat daripada cemilan saat ini yang lebih banyak mengandung penyedap rasa. Mungkin bagi anda yang lahir di era 70 dan 80 an, cemilan seperti Opak, Sagon, Berondong, kerupuk melarat/ kerupuk upil, kacang kedele dan kacang beras goreng tidak terasa asing bagi anda. Namun bagi anak anak kita atau generasi selanjutnya, jika tidak ada yang meneruskan usaha kuliner ini, bukan tidak mungkin kita tidak akan bisa menemukan lagi kelak.

No comments:

Post a Comment

Tolong biasakan komentar yang baik setelah membaca, saya akan balas jika pertanyaan sesuai topik. Dan tolong jangan meninggalkan link aktif atau spam. Terima kasih