Skip to main content

Artikel Unggulan

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

Kolam Renang Jedong Cangkring Prambon

Kolam renang Jedong Cangkring, Prambon Sidoarjo

Akhir libur panjang akhir tahun ini bingung mau kemana? Sebenarnya di tempat saya tinggal ada wahana air yang baru dibuka akhir tahun 2017 dan saat penghujung tahun ramai dikunjungi karena harga tiketnya masih promo yakni 25 ribu rupiah.

Namun setelah tanggal 31 Desember tiket naik menjadi 45 ribu rupiah per orang. Dengan fasilitas yang tidak terlalu menarik dan juga area yang panas dan tidak terlalu besar, saya lihat hari ini pengunjung sepi dan tidak terlalu banyak. 

Bingung mau kemana,  Upik Abu membuka facebook miliknya dan terlihat beberapa posting dari sobatnya membicarakan ada kolam renang baru dibuka di daerah Prambon, letaknya tak jauh dari rumah. Akhirnya jam 8 kita berempat meluncur ke lokasi berbekal google Map.

Sebelum pabrik Gula Watoetulis tepatnya setelah perumahan The Graha menunjukkan kita harus berbelok ke kiri.  Jalanan sempit hanya menampung dua mobil tersebut kita susuri,  saya agak curiga dan tak percaya sepenuhnya pada aplikasi penunjuk lokasi tersebut.

Di akhir perjalanan map mengisyaratkan agar berbelok ke kanan sedikit, namun hanya ada jembatan kecil cukup untuk satu mobil. Saya putuskan untuk banting setir saja ke kiri dan menyusuri jalan pinggir sungai tersebut. Dan benar juga beberapa ratus meter kemudian Map menunjukkan bahwa kita telah sampai di lokasi,  namun ternyata lokasi ada di seberang sungai. Wah mau tak mau kita susuri jalanan tersebut untuk mencari jembatan menuju ke arah seberang.

Ternyata di ujung jalan terdapat jalan besar dan beberapa meter kemudian setelah belok kiri terdapat umbul umbul besar dengan tulisan kolam renang Jedong Cangkring. Dari gapura masuk jaraknya hanya 300 meter saja.

Parkir kolam renang Jedong Cangkring, Prambon

Area lokasi parkir mobil dan motor kolam renang ini lumayan luas,  dan rindang karena banyak pepohonan. Tak ada karcis untuk parkir mobil namun motor diberikan tiket parkir. Seperti biasa parkir mobil sebesar 5 ribu rupiah dan motor 2 ribu rupiah saja. Untung kita tidak datang terlalu awal karena saat jam 9 pagi kurang beberapa menit loket belum dibuka,  padahal pengunjung sudah lumayan banyak yang datang. 





Tiket kolam renang Jedong Cangkring Prambon

Tepat jam 9.30 pagi loket dibuka pengunjung berhamburan mengantri dan seperti biasa serobot menyerobot pun terjadi. Pintu masuk kolam renang hanya satu saja sehingga antrian tak terhindarkan. Harga tiket masuk kolam renang Jedong Cangkring ini murah meriah hanya 10 ribu rupiah per orang dan bagi anak dibawah 2 tahun GRATIS.

Masuk ke dalam lokasi kolam terlihat sangat sejuk karena banyak pepohonan. Terdapat rumah rumahan bermain untuk anak-anak. Beberapa kolam renang kecil untuk anak di bagian depan sedangkan kolam untuk dewasa ada di sisi kiri.






Tak banyak fasilitas yang ada didalamnya hanya saja,  banyak disediakan tempat duduk bangku panjang menghadap ke kolam, kursi taman dengan payung ditengah. Ember tumpah, perosotan nampak didalam kolam. Ada sewa naik kuda berkeliling lokasi kolam renang, namun saya belum update karena masih menjaga barang bawaan.

Dalam kolam renang saya lihat pengunjung berjubel dalam kolam anak anak. Worthed lah,  murah meriah bro......

Comments

Popular posts from this blog

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

Selimut fasilitas bus EKA Menyambung artikel sebelumnya yakni trip report naik bus EKA dari Solo ke Purbalingga di akhir perjalanan ketika bus sudah memasuki wilayah kabupaten Purbalingga kondektur mulai membersihkan kursi dan merapikan kembali selimut selimut yang disediakan khusus bagi penumpang.  Setahu saya hanya armada bus EKA tertentu saja yang dilengkapi dengan fasilitas tambahan selimut. Selimut yang disediakan menurut saya cukup bagus dan menarik. Dengan warna menarik dan bahan lembut dan hangat tentu memancing "gairah nakal" tersendiri bagi oknum penumpang.  Ketika kondektur telah sampai di kursi bagian depan dia pun berkata kepada sang sopir. Pak selimute ilang siji maneh! Pak selimutnya hilang lagi satu. Kemudian saat kondektur kembali ke kursinya mulai terdengar percakapan mereka berdua mengenai hilangnya selimut tersebut. Sang kondektur sambar atau mengeluh ini adalah selimut kedua yang hilang dalam kurun satu bulan terakhir. Harga satu selimut itu lu

NAIK ANGKOT APA YA??? DARI STASIUN GUBENG KE TERMINAL BUNGURASIH

Stasiun Surabaya Gubeng Baru Bagi anda yang pertama kali datang ke kota Surabaya dengan menggunakan kereta api, anda harap perhatikan hal ini. Ada dua stasiun besar di Surabaya yakni, Stasiun Gubeng melayani jalur lintas Selatan dan Stasiun Pasar Turi yang melayani jalur lintas Utara.  JALUR LINTAS SELATAN kereta yang mengarah ke Banyuwangi, Malang, Kediri, dan Jakarta (lewat Madiun, Solo dan Jogjakarta), sedangkan  JALUR LINTAS UTARA  (kereta yang mengarah ke Lamongan, Babat, Bojonegoro, dan Jakarta (lewat Semarang).  Sejak tahun 2013 semua kereta api Ekonomi, Bisnis dan Ekskutif berjalan langsung di Stasiun Wonokromo alias tidak berhenti di Wonokromo lagi, jadi sekarang semua kereta api terakhir berhenti di Surabaya Gubeng. Ini jelas agak merepotkan apalagi bagi anda yang ingin melanjutkan perjalanan ke arah Sidoarjo atau ke terminal Bungurasih . Stasiun Surabaya Gubeng Lama Namun perlu anda tahu sebelumnya kenapa ada Stasiun Gubeng Baru dan Stasiun Guben

SMOKING ROOM di bandara Juanda

Smooking room di terminal 1 bandara Juanda  Area merokok di bandara Juanda Surabaya -  Tak mudah sekarang bagi para perokok mencari tempat yang nyaman untuk merokok, apalagi di bandara udara. Kenyataannya memang demikian, sebagai seorang perokok saya juga “Tahu Diri” untuk merokok di tempat yang telah disediakan. Nasib perokok, tambah terjepit karena ruang bebas merokok yang disediakan sangat sempit dan terbatas, padahal jumlah perokok yang berada di ruangan tersebut melebihi kapasitasnya. Kalo sudah demikian saya mesti mengalah daripada bisa “mati berdiri” terpanggang asap rokok hehehehe. Di postingan saya sebelumnya SMOKING ROOM di bandara Soekarno Hatta terminal 1 A, ternyata pihak bandara lebih bijak dengan menyediakan taman di tengah tengah gate sebagai area merokok. Ini tentunya lebih “manusiawi” karena para perokok termasuk saya bisa menikmati “hobby” tersebut dengan nyaman dan tidak tersiksa. Smoking pot di bandara Juanda Lain halnya dengan di bandara Juanda