Facebook

Mencoba Pertama Kali E-Parking atau Parkir Elektronik di Surabaya

Layar Monitor mesin E Parking


Sore ini saya beserta keluarga berniat menikmati udara malam kota Pahlawan. Gerimis kecil saat mobil memasuki daerah sekitar balai kota di jalan Jimerto, celingukan kanan kiri mencari parkir di dekat masjid milik pemkot akhirnya saya parkir di sisi jalan tepat di seberang masjid, mobil berhenti tepat di depan mesin aneh mirip ATM, saya amati sekitar tumben kok tidak ada tukang parkir. Biasanya mereka main semprit saja begitu ada mobil yang hendak parkir tanpa kita tahu keberadaannya dimana. 

Ternyata ada dua bapak pegawai Dishub kota Surabaya yang sedang berjaga-jaga di jalan masuk mengarah ke balaikota sambil berkata "Pak parkirnya disini!.
Mesin E Parking milik pemerintah kota Surabaya
Saya lantas menghampiri dan bertanya sambil menggali informasi mengenai parkir di daerah tersebut, salah satu diantaranya mengarahkan dengan sopan bahwa tepat di depan masjid ada teman petugas lainnya yang akan mengarahkan bagaimana cara parkir elektronik atau otomatis tersebut tersebut.

Kemudian saya beranjak ke tempat yang dimaksud ternyata ada satu petugas Dishub yang kebetulan cewek masih muda lagi, hehehe kesempatan untuk modus sambil cari cari informasi.

Awalnya saya bertanya bagaimana cara memasukkan uang parkir ke mesin E-Parking atau Parkir Elektronik tersebut, pertanyaan konyol tentunya karena saya lihat di mesin parkir itu tidak ada slot untuk memasukkan uang. Dia lantas menjawab, nanti pakai kartu milik saya dulu Pak. Hmm berarti ini nanti ke depan akan memakai sistem kartu langganan atau mirip e toll ticket yang bisa di isi ulang, sayang saya lupa dengan detail menanyakan bagaimana sistem parkir ini ke depan.

Tiket parkir elektronik kota Surabaya

Saya lantas diarahkan ke layar monitor untuk menekan tombol jenis kendaraan apa yang saya pakai, kemudian memasukkan plat nomer kendaraan lantas tombol OK atau setuju untuk memarkir kendaraan.

Terlihat di layar bahwa ongkos parkir untuk mobil adalah 3 ribu rupiah sedangkan motor cuman seribu rupiah itupun berlaku untuk sekali parkir tanpa menghitung lamanya, namun si mbak sempat bilang bahwa ke depan mungkin akan berlaku tarif parkir progressif yang dihitung per jam dan akan bertambah setiap jamnya.

Satu lagi ternyata ujicoba parkir elektronik di Surabaya ini sudah berjalan seminggu berarti sejak tanggal 5 Februari 2017 yang lalu. Semoga dengan adanya parkir elektronik atau E Parking ini bisa memberantas mafia mafia parkir yang sudah merajelala selama ini di Surabaya. 
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Tolong biasakan komentar yang baik setelah membaca, saya akan balas jika pertanyaan sesuai topik. Dan tolong jangan meninggalkan link aktif atau Spam. Terima kasih