Kereta Api Kalijaga "Angkutan Murah Solo Semarang" Bagian 2

22:51

Suasana dalam gerbong KA Kalijaga Solo-Semarang

Segera saya masuk ke gerbong no 1 persis dibelakang lokomotif, namun tak lupa mampir ke toilet sebentar untuk cuci muka. Kondisi toilet masih bersih dan tidak berbau. Mungkin untuk kereta dengan jarak menengah seperti ini penumpang jarang sekali yang menggunakannya.

Saya lantas mencari tempat duduk no 19D, saya hafal betul jika dapat seat atau kursi D dan E maka dalam satu bangku panjang hanya ada dua penumpang saja tidak seperti bangku A, B dan C. Ternyata ada dua orang bule di tempat duduk saya entah apa yang mereka lakukan, nampaknya sedang mengatur carrier yang mereka bawa. Setelah menempatkan tas bawaanya di atas tempat duduk dan di lokasi duduk seberangnya mereka segera berlalu. Hmm rupanya nitip tas doank :-) 


Fasilitas di kereta ini tak berbeda dengan kereta ekonomi jarak menengah dan jarak jauh lainnya, dengan konfigurasi tempat duduk 2 dan 3 dan total penumpang 106 dalam satu gerbong. Bangku tegak dengan bantalan keras, pendingin udara yang berfungsi dengan baik saat awal sampai akhir perjalanan, colokan listrik di dinding kereta pada masing masing kursi.

Tepat pukul 05.20 kereta Kalijaga berangkat dari Stasiun Solo Balapan dan akan sampai di Semarang 2.5 jam kemudian. Dari 4 seat dibangku 19 dan 20 hanya 3 seat saja yang terisi. Segera saya siapkan masker dan jaket untuk persiapan tidur selama perjalanan. Pendingin udara disetting tidak terlalu dingin namun tetap nyaman dan sejuk bagi penumpang.

Sempat terlelap sebentar, polsuska membangunkan penumpang untuk pemeriksaan tiket saat kereta hendak memasuki stasiun Salem. Segera setelah petugas menjepret tiket kereta saya lanjutkan mimpi saya, bantalan kursi yang keras membuat tak nyaman tidur saya, dengan berat badan yang sudah overweight seperti sekarang sungguh tak nyaman naik kereta, pantat mulai panas di satu jam terakhir perjalanan. 


Saya sempat amati suasana diluar, hamparan lahan petani menguning gersang dan kebanyakan dari mereka rupanya sedang menanam bibit tembakau yang memang cocok untuk ditanam di musim kering seperti sekarang. 

Tak lama berselang kereta memasuki stasiun Brumbung, sudah lama saya tak melintasi stasiun ini, stasiun ini biasanya dilintasi kereta jalur Selatan seperti Gaya Baru Malam Selatan, Brantas dan Matarmaja. Penumpang masih banyak tersisa, rupanya tujuan akhir mereka kebanyakan adalah Semarang.


Beberapa menit kemudian announcer kereta memberitahukan bahwa kereta akan segera masuk Stasiun Tawang. Rupanya benar, saya lihat diluar hamparan tambak atau kolam ikan serta tangki tangki besar berwarna putih milik Pertamina terlihat di kejauhan. Lima menit kemudian KA Kalijaga dari Solo tujuan akhir Semarang merapat di jalur 5 stasiun Semarang Tawang, sementara di jalur 1 kereta api Menoreh tujuan Surabaya Pasar Turi segera siap diberangkatkan.

Saya pun bergegas turun sambil sesekali mengambil beberapa jepretan foto mengabadikan kereta yang saya naiki dan situasi stasiun Semarang Tawang tersebut.
 
 
Setelah keluar pintu utama segera saya berjalan menuju poulder atau kolam besar di depan stasiun untuk memesan ojek online langganan saya. [simak naik Gojek dari Stasiun Tawang Semarang]

You Might Also Like

0 komentar

Tolong biasakan komentar yang baik setelah membaca, saya akan balas jika pertanyaan sesuai topik. Dan tolong jangan meninggalkan link aktif atau Spam. Terima kasih

Artikel Unggulan

SEPINYA ORDER GOJEK "INIKAH AKHIR MIMPI MANIS OJEK ONLINE"

Tak terasa sudah lebih dari enam tahun Gojek moda transportasi berbasis aplikasi menemani keseharian masyarakat Indonesia. Terobosan fen...

DMCA

DMCA