Skip to main content

Artikel Unggulan

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

CANDI BRAHU "SISA-SISA KEBESARAN KERAJAAN MOJOPAHIT YANG TERLUPAKAN"

Candi Brahu di Trowulan Mojokerto


Ada pepatah bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai masa lalu dan sejarah bangsanya sendiri. Saat ini dimana banyak orang memilih untuk berlibur ke negara lain hanya untuk mengenal sejarah dan peninggalan nenek moyang bangsa lain, akan tetapi banyak peninggalan bersejarah bangsa kita sendiri yang mulai "TERLUPAKAN".


Pelataran Candi Brahu


Siapa dari kita yang tidak mengetahui tentang sejarah kerajaan Mojopahit, kerajaan terbesar di Nusantara pada jamannya. Dengan raja yang sangat terkenal yaitu Raja Hayam Wuruk dan patih Gajah Mada yang berhasil mempersatukan wilayah Nusantara dengan Sumpah Palapa. Peninggalan kerajaan Mojopahit ini dapat kita jumpai di desa Trowulan Mojokerto, salah satu kabupaten di Jawa Timur. 

Terletak di daerah Trowulan Kabupaten Mojokerto ternyata ada peninggalan bersejarah dari nenek moyang kita yakni dari kerajaan Mojopahit berupa candi. Salah satu candi yang masih berdiri kokoh tersebut adalah CANDI BRAHU.


Pelataran candi Brahu
Lokasi Candi ini bisa dengan mudah kita tempuh dari jalan raya Mojokerto yang mengarah Jombang, lokasi tepatnya anda bisa cari di GOOGLE MAPS. Hanya dengan membayar tiket 2 ribu rupiah untuk dewasa dan seribu rupiah untuk anak anak anda bisa berekreasi sambil belajar mengenang sejarah bangsa.

Pemandangan dari sekitar area candi sangat bagus dan menarik untuk objek fotografi. Sayang tidak banyak papan informasi yang tersedia mengenai sejarah candi. Begitu juga dengan lokasi atau tempat untuk berteduh bagi pengunjung. Namun satu hal, lokasi bersejarah ini sangat terawat dan bersih tinggal itikad baik dari pengunjung untuk selalu menjaga kebersihan. [Simak Candi Dermo, peninggalan sejarah yang terlupakan di Sidoarjo]



INCOMING SEARCH TERM

  • Bus Surabaya Mojokerto
  • Kerajaan Mojopahit
  • Candi sisa kerajaan Mojopahit
  • Museum Trowulan
  • Candi Brahu
  • Patung Budha Tidur
  • Trowulan Mojokerto

Comments

Popular posts from this blog

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

Selimut fasilitas bus EKA Menyambung artikel sebelumnya yakni trip report naik bus EKA dari Solo ke Purbalingga di akhir perjalanan ketika bus sudah memasuki wilayah kabupaten Purbalingga kondektur mulai membersihkan kursi dan merapikan kembali selimut selimut yang disediakan khusus bagi penumpang.  Setahu saya hanya armada bus EKA tertentu saja yang dilengkapi dengan fasilitas tambahan selimut. Selimut yang disediakan menurut saya cukup bagus dan menarik. Dengan warna menarik dan bahan lembut dan hangat tentu memancing "gairah nakal" tersendiri bagi oknum penumpang.  Ketika kondektur telah sampai di kursi bagian depan dia pun berkata kepada sang sopir. Pak selimute ilang siji maneh! Pak selimutnya hilang lagi satu. Kemudian saat kondektur kembali ke kursinya mulai terdengar percakapan mereka berdua mengenai hilangnya selimut tersebut. Sang kondektur sambar atau mengeluh ini adalah selimut kedua yang hilang dalam kurun satu bulan terakhir. Harga satu selimut itu lu

NAIK ANGKOT APA YA??? DARI STASIUN GUBENG KE TERMINAL BUNGURASIH

Stasiun Surabaya Gubeng Baru Bagi anda yang pertama kali datang ke kota Surabaya dengan menggunakan kereta api, anda harap perhatikan hal ini. Ada dua stasiun besar di Surabaya yakni, Stasiun Gubeng melayani jalur lintas Selatan dan Stasiun Pasar Turi yang melayani jalur lintas Utara.  JALUR LINTAS SELATAN kereta yang mengarah ke Banyuwangi, Malang, Kediri, dan Jakarta (lewat Madiun, Solo dan Jogjakarta), sedangkan  JALUR LINTAS UTARA  (kereta yang mengarah ke Lamongan, Babat, Bojonegoro, dan Jakarta (lewat Semarang).  Sejak tahun 2013 semua kereta api Ekonomi, Bisnis dan Ekskutif berjalan langsung di Stasiun Wonokromo alias tidak berhenti di Wonokromo lagi, jadi sekarang semua kereta api terakhir berhenti di Surabaya Gubeng. Ini jelas agak merepotkan apalagi bagi anda yang ingin melanjutkan perjalanan ke arah Sidoarjo atau ke terminal Bungurasih . Stasiun Surabaya Gubeng Lama Namun perlu anda tahu sebelumnya kenapa ada Stasiun Gubeng Baru dan Stasiun Guben

SMOKING ROOM di bandara Juanda

Smooking room di terminal 1 bandara Juanda  Area merokok di bandara Juanda Surabaya -  Tak mudah sekarang bagi para perokok mencari tempat yang nyaman untuk merokok, apalagi di bandara udara. Kenyataannya memang demikian, sebagai seorang perokok saya juga “Tahu Diri” untuk merokok di tempat yang telah disediakan. Nasib perokok, tambah terjepit karena ruang bebas merokok yang disediakan sangat sempit dan terbatas, padahal jumlah perokok yang berada di ruangan tersebut melebihi kapasitasnya. Kalo sudah demikian saya mesti mengalah daripada bisa “mati berdiri” terpanggang asap rokok hehehehe. Di postingan saya sebelumnya SMOKING ROOM di bandara Soekarno Hatta terminal 1 A, ternyata pihak bandara lebih bijak dengan menyediakan taman di tengah tengah gate sebagai area merokok. Ini tentunya lebih “manusiawi” karena para perokok termasuk saya bisa menikmati “hobby” tersebut dengan nyaman dan tidak tersiksa. Smoking pot di bandara Juanda Lain halnya dengan di bandara Juanda

Archive

Show more