Skip to main content

Artikel Unggulan

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

MISTERI DIBALIK CEPAT HABISNYA TIKET KERETA API LEBARAN???

Tiket Kereta Api Ekonomi Jarak Jauh
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya kali ini saya beruntung karena bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga kecil di rumah tanpa harus disibukkan dan dipusingkan mencari tiket kereta api mudik atau Lebaran. Maklum saja sudah hampir 8 bulan lamanya saya telah kembali ke kampung halaman setelah merantau ke Jakarta selama lebih dari lima tahun.

Setiap tahun menjelang Lebaran terutama tiga tahun ke belakang semenjak tiket kereta api dijual secara online lewat internet saya berkutat di masalah yang sama saat 90 hari atau tiga bulan sebelum Idul Fitri atau Lebaran, yakni susah atau sulitnya melakukan pemesanan atau booking tiket kereta api Lebaran secara online. 

Sebelum pembenahan PT KAI secara besar-besaran kurang lebih 4 tahun yang lalu oleh Ignatius Jonan, sebenarnya masalah penjualan tiket kereta saat Lebaran sudah menjadi banyak sorotan. Maklum saja karena moda transportasi darat ini menjadi favorit atau yang paling banyak dicari dan diburu oleh masyarakat Indonesia yang hendak merayakan Idul Fitri setiap tahunnya di kampung halaman. 

Di samping karena harga tiket kereta yang lebih murah, faktor kecepatan dan kenyamanan juga menjadi alasannya. Mengapa demikian, karena dengan memiliki lajur sendiri tentunya terhindar dari kemacetan di jalanan saat hari raya berbeda jika menggunakan bus atau transportasi darat lainnya akan terhambat dengan.

Saat tiket Lebaran masih diperebutkan secara manual atau dengan cara mengantri di stasiun saya juga sempat mengalaminya di tahun 2010-2011. Antrian mengular di semua stasiun terjadi saat seminggu sebelum hari H keberangkatan seingat saya. 

Karena di beberapa tahun lalu tiket kereta Lebaran hanya dapat dipesan satu minggu sebelumnya bukan 90 hari seperti sekarang. Saat itu yang banyak bermain tentu saja calo calo tiket di stasiun dan oknum orang dalam. Berjam-jam antri menunggu di stasiun dan berakhir dengan capek dan kekecewaan karena tidak kebagian tiket tentu bukan saya saja yang mengalaminya saat itu.

Sekarang malah justru sebaliknya. Antrian pembelian tiket tidak banyak terlihat di stasiun yang melayani pembelian tiket, melainkan di rumah masing masing.

Saya ingat betul bagaimana trik yang saya persiapkan untuk mendapatkan satu lembar tiket kereta api Lebaran dari Jakarta ke Surabaya, tips/ trik dan cara untuk mendapatkan tiket kereta api Lebaran yaitu: 

1. Bangun malam kurang lebih 30 menit sebelum tengah malam atau jam 12. 
2. Menyalakan laptop dan HP serta mempersiapkan modem super cepat
3. Menyiapkan kopi dan cemilan untuk begadang
4. Jangan menyerah di menit menit awal pemesanan sampai dengan 3 jam selanjutnya karena setelah 3 jam pertama biasanya akan ada muntahan tiket gagal pesan karena belum terbayar oleh pemesan lainnya.
5. Ikhtiar dan berdoa

Di tahun 2012-2016 saya selalu berhasil mendapat tiket kereta ekonomi Lebaran incaran saya dengan trik tersebut. Walaupun di tahun terakhir sempat ada masalah dengan pembayaran tiket kereta di ATM karena kode booking yang diberikan salah dan tidak valid.

Namun malam ini saya coba iseng-iseng mencoba memesan tiket kereta Lebaran 2017, hasilnya fantastis dan luarrrrr biasa "SUSAHNYA". Hanya berbekal aplikasi KAI Access di hp canggih saya dengan akses internet 4G ternyata kini sudah tak berdaya menghadapi persaingan dengan para calon pemudik lainnya yang sama sama ingin memesan tiket  kereta untuk Lebaran. 

Saya coba melakukan pemesanan dari stasiun pasar Senen ke stasiun Pasar Turi untuk keberangkatan tanggal 24 Juni 2017. Nampak server di hp saya berputar-putar seperti bingung dan akhirnya gagal melakukan pemesanan. 

Di percobaan berikutnya, ternyata muncul beberapa tiket kereta yang masih tersedia, dengan cepat saya lanjut ke proses berikutnya, namun gagal di proses verifikasi akhir dan gagal lagi. Saya coba refresh lagi aplikasi tersebut dan akhirnya muncul kembali di layar beberapa nama kereta namun dengan posisi tiket yang sudah habis. Ini menunjukkan bahwa sangat susah untuk mendapatkan tiket kereta api Lebaran dari tahun ke tahunnya. 

Belum lagi persaingan tak wajar dengan para dedemit dan makhluk halus lainnya yang dengan mudahnya mendapatkan tiket karena ada pintu gerbang yang mungkin disediakan khusus untuk mereka. Ini masih menjadi misteri bagi saya dan belum terpecahkan sampai saat ini.

Melihat hal yang sama terjadi setiap tahunnya ini saya menjadi miris dan kasihan terhadap para pemudik, apalagi dengan masyarakat yang masih awam dengam penjualan tiket online ini.

Mereka yang berharap dapat pulang ke kampung halaman masing-masing dengan biaya murah menggunakan kereta api, nyatanya tak demikian. Kesulitan untuk memesan tiket kereta lebaran  ini sebagai contohnya. 

Comments

Popular posts from this blog

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

Selimut fasilitas bus EKA Menyambung artikel sebelumnya yakni trip report naik bus EKA dari Solo ke Purbalingga di akhir perjalanan ketika bus sudah memasuki wilayah kabupaten Purbalingga kondektur mulai membersihkan kursi dan merapikan kembali selimut selimut yang disediakan khusus bagi penumpang.  Setahu saya hanya armada bus EKA tertentu saja yang dilengkapi dengan fasilitas tambahan selimut. Selimut yang disediakan menurut saya cukup bagus dan menarik. Dengan warna menarik dan bahan lembut dan hangat tentu memancing "gairah nakal" tersendiri bagi oknum penumpang.  Ketika kondektur telah sampai di kursi bagian depan dia pun berkata kepada sang sopir. Pak selimute ilang siji maneh! Pak selimutnya hilang lagi satu. Kemudian saat kondektur kembali ke kursinya mulai terdengar percakapan mereka berdua mengenai hilangnya selimut tersebut. Sang kondektur sambar atau mengeluh ini adalah selimut kedua yang hilang dalam kurun satu bulan terakhir. Harga satu selimut itu lu

NAIK ANGKOT APA YA??? DARI STASIUN GUBENG KE TERMINAL BUNGURASIH

Stasiun Surabaya Gubeng Baru Bagi anda yang pertama kali datang ke kota Surabaya dengan menggunakan kereta api, anda harap perhatikan hal ini. Ada dua stasiun besar di Surabaya yakni, Stasiun Gubeng melayani jalur lintas Selatan dan Stasiun Pasar Turi yang melayani jalur lintas Utara.  JALUR LINTAS SELATAN kereta yang mengarah ke Banyuwangi, Malang, Kediri, dan Jakarta (lewat Madiun, Solo dan Jogjakarta), sedangkan  JALUR LINTAS UTARA  (kereta yang mengarah ke Lamongan, Babat, Bojonegoro, dan Jakarta (lewat Semarang).  Sejak tahun 2013 semua kereta api Ekonomi, Bisnis dan Ekskutif berjalan langsung di Stasiun Wonokromo alias tidak berhenti di Wonokromo lagi, jadi sekarang semua kereta api terakhir berhenti di Surabaya Gubeng. Ini jelas agak merepotkan apalagi bagi anda yang ingin melanjutkan perjalanan ke arah Sidoarjo atau ke terminal Bungurasih . Stasiun Surabaya Gubeng Lama Namun perlu anda tahu sebelumnya kenapa ada Stasiun Gubeng Baru dan Stasiun Guben

SMOKING ROOM di bandara Juanda

Smooking room di terminal 1 bandara Juanda  Area merokok di bandara Juanda Surabaya -  Tak mudah sekarang bagi para perokok mencari tempat yang nyaman untuk merokok, apalagi di bandara udara. Kenyataannya memang demikian, sebagai seorang perokok saya juga “Tahu Diri” untuk merokok di tempat yang telah disediakan. Nasib perokok, tambah terjepit karena ruang bebas merokok yang disediakan sangat sempit dan terbatas, padahal jumlah perokok yang berada di ruangan tersebut melebihi kapasitasnya. Kalo sudah demikian saya mesti mengalah daripada bisa “mati berdiri” terpanggang asap rokok hehehehe. Di postingan saya sebelumnya SMOKING ROOM di bandara Soekarno Hatta terminal 1 A, ternyata pihak bandara lebih bijak dengan menyediakan taman di tengah tengah gate sebagai area merokok. Ini tentunya lebih “manusiawi” karena para perokok termasuk saya bisa menikmati “hobby” tersebut dengan nyaman dan tidak tersiksa. Smoking pot di bandara Juanda Lain halnya dengan di bandara Juanda

Archive

Show more