Skip to main content

Artikel Unggulan

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

OBYEK DAN LOKASI FOTO TERBAIK DI KOTA TUA SEMARANG

Gereja Blenduk di area Kota Lama Semarang

Kawasan Kota Lama atau Kota Tua Semarang menjadi salah satu ikon wisata di ibukota propinsi Jawa Tengah. Keberadaan gedung-gedung tua khas peninggalan masa kolonial Belanda menjadi salah satu menjadi daya tariknya. Kota Lama atau sering disebut orang Belanda dalam masa itu sebagai Little Netherland menjadi pilihan atau opsi terbaik sebagai latar belakang foto-foto pre wedding dan juga reuni sekolah.

Terletak tak jauh dari Stasiun Kereta Api Tawang, tempat ini dengan mudah bisa sobat jangkau hanya dengan berjalan kaki dari stasiun kereta tersebut, setelah turun dari kereta sobat bisa langsung mengarahkan jepretan foto ke POULDER atau waduk air besar yang terdapat tepat di depan stasiun. Banyak sekali bangunan-bangunan tua di sekitar stasiun tersebut. Salah satu diantaranya pabrik rokok perahu layar.


Sumber: http://johanfjr.hol.es

Selanjutnya sobat berjalan ke arah kanan stasiun untuk bisa mencapai kawasan Kota Lama atau Kota Tua Semarang. Di tempat inilah banyak terdapat obyek dan lokasi foto dengan spot terbaik di kawasan Kota Lama.

Berikut beberapa jepretan foto yang berhasil saya abadikan di seputaran stasiun Tawang dan kawasan Kota Lama Semarang:

1. Stasiun Tawang







2. Poulder depan Stasiun Tawang


3. Gereja Blenduk


4. Bangunan di sekitar Kota Lama Semarang








Gedung MARBA

Gedung Asuransi Jiwasraya













Gedung Bank Mandiri

Jembatan dekat Kota Lama

Kantor Pos Kota Semarang

Beberapa bangunan diatas saya kurang tahu apa namanya, yang penting bagi saya menarik untuk dijadikan obyek fotografi. Namun karena saya bukan seorang fotografi profesional harap dimaklumi hasil jepretan kurang "Nyeni" dan tidak maksimal.

Comments

Popular posts from this blog

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

Selimut fasilitas bus EKA Menyambung artikel sebelumnya yakni trip report naik bus EKA dari Solo ke Purbalingga di akhir perjalanan ketika bus sudah memasuki wilayah kabupaten Purbalingga kondektur mulai membersihkan kursi dan merapikan kembali selimut selimut yang disediakan khusus bagi penumpang.  Setahu saya hanya armada bus EKA tertentu saja yang dilengkapi dengan fasilitas tambahan selimut. Selimut yang disediakan menurut saya cukup bagus dan menarik. Dengan warna menarik dan bahan lembut dan hangat tentu memancing "gairah nakal" tersendiri bagi oknum penumpang.  Ketika kondektur telah sampai di kursi bagian depan dia pun berkata kepada sang sopir. Pak selimute ilang siji maneh! Pak selimutnya hilang lagi satu. Kemudian saat kondektur kembali ke kursinya mulai terdengar percakapan mereka berdua mengenai hilangnya selimut tersebut. Sang kondektur sambar atau mengeluh ini adalah selimut kedua yang hilang dalam kurun satu bulan terakhir. Harga satu selimut itu lu

NAIK ANGKOT APA YA??? DARI STASIUN GUBENG KE TERMINAL BUNGURASIH

Stasiun Surabaya Gubeng Baru Bagi anda yang pertama kali datang ke kota Surabaya dengan menggunakan kereta api, anda harap perhatikan hal ini. Ada dua stasiun besar di Surabaya yakni, Stasiun Gubeng melayani jalur lintas Selatan dan Stasiun Pasar Turi yang melayani jalur lintas Utara.  JALUR LINTAS SELATAN kereta yang mengarah ke Banyuwangi, Malang, Kediri, dan Jakarta (lewat Madiun, Solo dan Jogjakarta), sedangkan  JALUR LINTAS UTARA  (kereta yang mengarah ke Lamongan, Babat, Bojonegoro, dan Jakarta (lewat Semarang).  Sejak tahun 2013 semua kereta api Ekonomi, Bisnis dan Ekskutif berjalan langsung di Stasiun Wonokromo alias tidak berhenti di Wonokromo lagi, jadi sekarang semua kereta api terakhir berhenti di Surabaya Gubeng. Ini jelas agak merepotkan apalagi bagi anda yang ingin melanjutkan perjalanan ke arah Sidoarjo atau ke terminal Bungurasih . Stasiun Surabaya Gubeng Lama Namun perlu anda tahu sebelumnya kenapa ada Stasiun Gubeng Baru dan Stasiun Guben

SMOKING ROOM di bandara Juanda

Smooking room di terminal 1 bandara Juanda  Area merokok di bandara Juanda Surabaya -  Tak mudah sekarang bagi para perokok mencari tempat yang nyaman untuk merokok, apalagi di bandara udara. Kenyataannya memang demikian, sebagai seorang perokok saya juga “Tahu Diri” untuk merokok di tempat yang telah disediakan. Nasib perokok, tambah terjepit karena ruang bebas merokok yang disediakan sangat sempit dan terbatas, padahal jumlah perokok yang berada di ruangan tersebut melebihi kapasitasnya. Kalo sudah demikian saya mesti mengalah daripada bisa “mati berdiri” terpanggang asap rokok hehehehe. Di postingan saya sebelumnya SMOKING ROOM di bandara Soekarno Hatta terminal 1 A, ternyata pihak bandara lebih bijak dengan menyediakan taman di tengah tengah gate sebagai area merokok. Ini tentunya lebih “manusiawi” karena para perokok termasuk saya bisa menikmati “hobby” tersebut dengan nyaman dan tidak tersiksa. Smoking pot di bandara Juanda Lain halnya dengan di bandara Juanda

Archive

Show more