Skip to main content

Artikel Unggulan

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

CARA MUDAH MENDAPAT BARANG DAN MAJALAH GRATISAN DI INTERNET

Majalah dan katalog gratis dari Internet

Sudah lama sebenarnya saya ingin membuat artikel yang satu ini, baru sekarang kesampaian. Siapa sih yang tidak ingin mendapat barang secara GRATIS atau FREE. Konglomerat sekalipun jika ditawari barang secara cuma cuma pasti akan diambil juga.

Beberapa tahun yang lalu, ketika awal saya bekerja di Jakarta, karena tidak ada kesibukan di  kantor saya mencoba mencari tahu bagaimana cara mendapatkan barang barang gratisan di internet. Satu hal yang pasti caranya sebenarnya mudah mudah gampang atau gampang gampang susah hahhaa. Satu bidikan saya yakni mencoba mencari barang gratisan berupa majalah gratis atau free magazine dan juga katalog produk atau product catalog.


Kira kira 5 tahun yang lalu mungkin masih mudah mendapatkan majalah atau katalog tersebut, anda hanya perlu melakukan subscription atau pendaftaran di situs yang member majalah tersebut dengan mengisi biodata kita semisal:  alamat email (biasanya diminta email kantor, namun saya berhasil subscribe dengan email gratisan), no telepon pribadi dan kantor, alamat rumah dan kantor, dll

Di situs yang memberikan majalah gratisan biasanya disebutkan ketersediaan majalah atau katalog tersebut di beberapa area saja, ada yang bersifat free shipping international (keberadaannya ada untuk semua Negara) aktual printing atau berwujud majalah (hard copy), ada yang hanya bersifat downloadable saja (soft copy).

Namun hati-hati anda harus membaca dengan teliti apakah beban biaya pengiriman ditujukan kepada penerima (dalam hal ini adalah anda) atau kepada si pengirim. Saya pernah terpaksa membayar kurang lebih 70 ribu rupiah untuk sebuah katalog produk karena ternyata biaya pengiriman dibebankan kepada saya.

Berikut adalah beberapa majalah atau magazine dan katalog gratisan yang bisa anda dapatkan di internet sesuai dengan pengalaman saya selama ini:
# Plastic World (majalah tentang plastik dan teknologinya)
# PEI (majalah tentang pembangkit energi)
# Saudi Aramco (majalah kultural mengenai dunia Timur Tengah)
# Woodcraft (majalah mengenai kayu dan perkayuan)
# Garneth Hill (katalog produk)


Anda bisa langsung telusuri alamat majalah tersebut diatas di Google, dan lakukan pendaftaran untuk bisa mendapat majalah gratisan. Sedangkan jika anda berniat mencari barang barang gratis lainnya di dunia maya silahkan sobat ketik di GOOGLE dengan keywords Free Stuff maka disana akan banyak terdapat situs situs yang menawarkan barang tersebut. Semisal, gelang karet GRATIS, parfum GRATIS, lingerie atau pakaian dalam, kacamata, dan lain lainnya.

Namun anda jangan terkecoh, sejauh yang saya tahu tawaran yang diberikan tidak sepenuhnya gratis. Banyak persyaratan yang meski anda penuhi semisal mengisi beberapa formulir pertanyaan yang membuat anda pusing kepala.

Namun yang mesti anda waspadai adalah banyak diantara situs tersebut meminta data dan verifikasi kartu kredit atau credit card milik anda. Jelas jelas itu merupakan perbuatan oknum atau penjahat carding internasional. Sobat harus selalu waspada akan hal itu dan tidak memberikan nomer kartu kredit anda.

Comments

  1. This is the perfect website for anybody who wishes to understand this topic.
    You understand a whole lot its almost hard to argue with
    you (not that I really would want to…HaHa). You definitely
    put a fresh spin on a subject that has been discussed for ages.
    Great stuff, just great!

    ReplyDelete
  2. Terimakasih informasinya...sgt bermanfaat....sukses selalu😊🥰👍

    ReplyDelete
  3. Sama sama, terima kasih sudah singgah di blog saya

    ReplyDelete

Post a Comment

Tolong biasakan komentar yang baik setelah membaca, saya akan balas jika pertanyaan sesuai topik. Dan tolong jangan meninggalkan link aktif atau spam. Terima kasih

Popular posts from this blog

Penumpang Julit...... Bawa Kabur Selimut Bus EKA

Selimut fasilitas bus EKA Menyambung artikel sebelumnya yakni trip report naik bus EKA dari Solo ke Purbalingga di akhir perjalanan ketika bus sudah memasuki wilayah kabupaten Purbalingga kondektur mulai membersihkan kursi dan merapikan kembali selimut selimut yang disediakan khusus bagi penumpang.  Setahu saya hanya armada bus EKA tertentu saja yang dilengkapi dengan fasilitas tambahan selimut. Selimut yang disediakan menurut saya cukup bagus dan menarik. Dengan warna menarik dan bahan lembut dan hangat tentu memancing "gairah nakal" tersendiri bagi oknum penumpang.  Ketika kondektur telah sampai di kursi bagian depan dia pun berkata kepada sang sopir. Pak selimute ilang siji maneh! Pak selimutnya hilang lagi satu. Kemudian saat kondektur kembali ke kursinya mulai terdengar percakapan mereka berdua mengenai hilangnya selimut tersebut. Sang kondektur sambar atau mengeluh ini adalah selimut kedua yang hilang dalam kurun satu bulan terakhir. Harga satu selimut itu lu

NAIK ANGKOT APA YA??? DARI STASIUN GUBENG KE TERMINAL BUNGURASIH

Stasiun Surabaya Gubeng Baru Bagi anda yang pertama kali datang ke kota Surabaya dengan menggunakan kereta api, anda harap perhatikan hal ini. Ada dua stasiun besar di Surabaya yakni, Stasiun Gubeng melayani jalur lintas Selatan dan Stasiun Pasar Turi yang melayani jalur lintas Utara.  JALUR LINTAS SELATAN kereta yang mengarah ke Banyuwangi, Malang, Kediri, dan Jakarta (lewat Madiun, Solo dan Jogjakarta), sedangkan  JALUR LINTAS UTARA  (kereta yang mengarah ke Lamongan, Babat, Bojonegoro, dan Jakarta (lewat Semarang).  Sejak tahun 2013 semua kereta api Ekonomi, Bisnis dan Ekskutif berjalan langsung di Stasiun Wonokromo alias tidak berhenti di Wonokromo lagi, jadi sekarang semua kereta api terakhir berhenti di Surabaya Gubeng. Ini jelas agak merepotkan apalagi bagi anda yang ingin melanjutkan perjalanan ke arah Sidoarjo atau ke terminal Bungurasih . Stasiun Surabaya Gubeng Lama Namun perlu anda tahu sebelumnya kenapa ada Stasiun Gubeng Baru dan Stasiun Guben

SMOKING ROOM di bandara Juanda

Smooking room di terminal 1 bandara Juanda  Area merokok di bandara Juanda Surabaya -  Tak mudah sekarang bagi para perokok mencari tempat yang nyaman untuk merokok, apalagi di bandara udara. Kenyataannya memang demikian, sebagai seorang perokok saya juga “Tahu Diri” untuk merokok di tempat yang telah disediakan. Nasib perokok, tambah terjepit karena ruang bebas merokok yang disediakan sangat sempit dan terbatas, padahal jumlah perokok yang berada di ruangan tersebut melebihi kapasitasnya. Kalo sudah demikian saya mesti mengalah daripada bisa “mati berdiri” terpanggang asap rokok hehehehe. Di postingan saya sebelumnya SMOKING ROOM di bandara Soekarno Hatta terminal 1 A, ternyata pihak bandara lebih bijak dengan menyediakan taman di tengah tengah gate sebagai area merokok. Ini tentunya lebih “manusiawi” karena para perokok termasuk saya bisa menikmati “hobby” tersebut dengan nyaman dan tidak tersiksa. Smoking pot di bandara Juanda Lain halnya dengan di bandara Juanda

Archive

Show more